Jelaskan Dampak yang Terjadi Jika Predator atau Mangsa Mengalami Peningkatan atau Penurunan pada Keseimbangan Alam?

- Redaksi

Monday, 4 August 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelaskan Dampak yang Terjadi Jika Predator atau Mangsa Mengalami Peningkatan atau Penurunan pada Keseimbangan Alam

Jelaskan Dampak yang Terjadi Jika Predator atau Mangsa Mengalami Peningkatan atau Penurunan pada Keseimbangan Alam

SwaraWarta.co.id – Disimak soal berikut, jelaskan dampak yang terjadi jika predator atau mangsa mengalami peningkatan atau penurunan pada keseimbangan.

Keseimbangan alam adalah sebuah sistem yang rumit di mana setiap organisme memainkan peran penting.

Salah satu hubungan terpenting dalam ekosistem adalah antara predator (pemangsa) dan mangsa (yang dimangsa).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hubungan ini layaknya tarian, di mana populasi predator dan mangsa saling memengaruhi. Jika salah satu populasi mengalami peningkatan atau penurunan yang signifikan, maka seluruh sistem bisa terganggu. Mari kita jelajahi dampak-dampak tersebut.

Peningkatan Populasi Predator

Ketika populasi predator meningkat secara drastis, biasanya karena ketersediaan makanan yang melimpah atau berkurangnya kompetitor. Awalnya, peningkatan ini akan sangat efektif dalam mengendalikan populasi mangsa. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah mangsa akan menurun drastis karena terus diburu.

Baca Juga :  Mengapa Mahkamah Konstitusi Sangat Diperlukan dalam Sebuah Negara Hukum yang Demokratis?

Penurunan populasi mangsa ini akan menimbulkan masalah bagi predator itu sendiri. Dengan sedikitnya mangsa yang tersedia, predator akan kesulitan mencari makan.

Hal ini akan menyebabkan predator mengalami kelaparan dan populasi mereka pada akhirnya akan menurun juga. Siklus ini bisa menciptakan fluktuasi yang ekstrem pada kedua populasi, bahkan bisa menyebabkan kepunahan lokal pada spesies mangsa yang tidak bisa beradaptasi.

Penurunan Populasi Predator

Sebaliknya, penurunan populasi predator, seringkali disebabkan oleh perburuan berlebihan, hilangnya habitat, atau penyakit, akan memiliki dampak yang berbeda.

Tanpa adanya predator alami untuk mengendalikan populasi, populasi mangsa akan meledak. Mangsa akan bereproduksi tanpa hambatan dan jumlahnya akan terus meningkat.

Baca Juga :  BAGAIMANA Kebhinekaan Dapat Memengaruhi Pembangunan Nasional Dalam Aspek Ekonomi Sosial Dan Budaya

Peningkatan populasi mangsa ini akan memicu berbagai masalah lain. Misalnya, jika mangsa tersebut adalah herbivora, mereka akan mengkonsumsi tumbuhan secara berlebihan.

Hal ini bisa menyebabkan degradasi lahan, erosi, dan hilangnya keanekaragaman hayati karena spesies tumbuhan tertentu tidak sempat tumbuh kembali. Pada akhirnya, ketersediaan makanan untuk mangsa akan berkurang, yang juga akan menyebabkan kelaparan dan penurunan populasi mereka sendiri.

Peningkatan Populasi Mangsa

Peningkatan populasi mangsa, seperti yang telah dijelaskan, biasanya terjadi akibat penurunan populasi predator.

Dampak utamanya adalah tekanan yang sangat besar pada sumber daya alam. Populasi mangsa yang meledak bisa menghabiskan sumber makanan mereka, merusak habitat, dan bahkan memengaruhi populasi spesies lain yang berbagi sumber daya yang sama.

Baca Juga :  Doa Memohon Kesembuhan dari Penyakit dengan Penuh Harap kepada Allah

Penurunan Populasi Mangsa

Jika populasi mangsa menurun drastis, baik karena penyakit atau perburuan, dampak terbesarnya akan dirasakan oleh predator. Tanpa sumber makanan yang cukup, predator akan kelaparan, migrasi, atau bahkan mati.

Hal ini dapat mengganggu rantai makanan secara keseluruhan dan berpotensi memicu ketidakseimbangan yang lebih besar, memengaruhi spesies yang berada di tingkatan trofik lebih tinggi atau lebih rendah.

Singkatnya, hubungan antara predator dan mangsa adalah fondasi dari keseimbangan ekosistem. Perubahan signifikan pada salah satu populasi akan menimbulkan efek domino yang dapat mengacaukan seluruh sistem alam.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga populasi kedua spesies agar tetap seimbang demi kelangsungan hidup ekosistem.

 

Berita Terkait

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!
JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini
Apa Faktor Utama yang Menyebabkan Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026? Mari Kita Bahas!
BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!
Mengapa Urban Farming Cocok Sebagai Awal Karier Green Jobs Bagi Milenial Kota? Begini Penjelasannya!

Berita Terkait

Saturday, 21 February 2026 - 14:51 WIB

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

Saturday, 21 February 2026 - 14:37 WIB

Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!

Friday, 20 February 2026 - 21:04 WIB

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan

Friday, 20 February 2026 - 09:42 WIB

Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Thursday, 19 February 2026 - 15:10 WIB

130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Berita Terbaru

Cara Membuat Bakso Sapi Kenyal

kuliner

Rahasia Dapur! Cara Membuat Bakso Sapi Kenyal dan Antigagal

Saturday, 21 Feb 2026 - 16:00 WIB