Jokowi Diduga Lebih Tertarik ke PSI daripada PPP, Belum Putuskan Langkah Politik Selanjutnya

- Redaksi

Sunday, 8 June 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap kecenderungannya untuk lebih memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) daripada Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pernyataan ini menambah spekulasi soal arah politik Jokowi pasca mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Jokowi menyampaikan bahwa ia melihat PPP saat ini sudah memiliki banyak calon kuat yang akan bersaing dalam Muktamar partai yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dengan banyaknya nama yang telah muncul ke publik, PPP memiliki banyak figur potensial yang siap mengisi posisi Ketua Umum.

“Enggak lah. Di PPP saya kira banyak calon-calon ketua umum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi,” ujar Jokowi usai Salat Idul Adha di Solo, Jumat (6/6).

Baca Juga :  Oppo A5 Pro Segera Hadir: Ponsel Tangguh dengan Ketahanan Ekstrem dan Fitur Canggih

 

“Saya di PSI saja lah,” imbuhnya.

 

Namun begitu, mantan orang nomor satu di Indonesia ini juga menegaskan bahwa hingga saat ini ia belum secara resmi bergabung ataupun mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSI.

“Ya nggak tahu (mau masuk partai lain atau tidak). Di PSI juga belum dicalonkan,” terangnya.

Meski menyatakan ketertarikan terhadap PSI, Jokowi belum memastikan langkah politik berikutnya.

Saat ditanya apakah masih membuka peluang untuk bergabung dengan partai lain, Jokowi tidak memberikan jawaban pasti.

Ia hanya tersenyum dan memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai kemungkinan manuver politiknya ke depan.

Pernyataan Jokowi ini menambah babak baru dalam dinamika politik nasional. Banyak pengamat melihat bahwa arah politik Jokowi pasca-presiden masih berpengaruh, terutama dalam membentuk peta kekuatan partai di tanah air. PSI sendiri selama ini dikenal memiliki kedekatan simbolik dengan Jokowi, terutama karena kerap menyuarakan dukungan terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintahannya.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Jurnalis Muda Juwita Mulai Terungkap, Oknum TNI Diduga Terlibat

Sementara itu, PPP tengah bersiap menyongsong muktamar dengan harapan memperkuat posisi partai di tengah persaingan politik nasional yang semakin ketat.

Munculnya nama-nama calon ketua umum dari berbagai latar belakang di internal PPP menunjukkan dinamika yang sehat dalam tubuh partai berlambang Ka’bah tersebut.

Meski belum mengambil keputusan pasti, langkah politik Jokowi ke depan jelas masih akan menjadi perhatian utama publik dan pelaku politik nasional.

Apakah ia akan bergabung secara resmi dengan PSI, memilih jalur lain, atau justru mengambil posisi sebagai tokoh netral di luar struktur partai semuanya masih menjadi teka-teki.

Berita Terkait

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!
Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!
 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar
Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:42 WIB

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!

Sunday, 11 October 2026 - 10:33 WIB

Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!

Sunday, 11 October 2026 - 10:27 WIB

 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar

Saturday, 10 October 2026 - 17:39 WIB

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Berita Terbaru