| Ilustrasi remaja ketakutan ( Dok. Istimewa) |
SwaraWarta.co.id – Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun dari Sumatera Barat ditemukan mengemis dan terlantar di jalanan Jakarta setelah dibuang oleh rombongan “mami” yang membawa sekitar 59 orang perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gadis malang ini telah hidup terlunta-lunta selama hampir sebulan di kota Jakarta dan ditolong oleh seorang penjual kopi yang menemukannya.
Setelah ditemukan oleh petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Panti Sosial milik Pemprov DKI Jakarta.
“Ini tindak lanjut laporan masyarakat perihal penemuan anak yang ditemukan di dekat Jalan Tol Ancol,” kata petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Utara Nawawi Fathurahman di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (21/2/2024).
Namun, lantaran masih merasakan ketakutan yang berlebihan, gadis tersebut masih kesulitan berkomunikasi dengan baik dengan petugas.
“Dia akan dibina dan diberi perawatan dan sebagainya. Jadi lebih baik,” ujarnya
Terungkap bahwa kasus ini diduga melibatkan perdagangan manusia, mengingat korban mengaku sekitar 59 perempuan lainnya yang masih di bawah umur diculik dan dibawa dari Padang.
Ini menjadi sebuah keadilan yang terlambat untuk para korban yang rentan dan mudah menjadi sasaran perdagangan manusia.
SwaraWarta.co.id – Apa sebutan untuk suit di negara Jepang? Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana masyarakat di…
SwaraWarta.co.id - Samsung kembali menggebrak pasar smartphone kelas menengah dengan meluncurkan lini terbarunya di awal…
SwaraWarta.co.id – Mari disimak baik-baik, apa yang dimaksud dengan menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam? Dalam…
SwaraWarta.co.id – Bolehkah puasa setelah Nisfu Syaban? Memasuki pertengahan bulan Sya’ban, banyak umat Muslim mulai…
SwaraWarta.co.id - Dalam upaya meningkatkan daya gedor lini depan di paruh musim penting, Persib Bandung resmi merekrut striker…
SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan MBG lansia? Pemerintah…