Categories: Berita

Jarang Disadari, Ini Dia Penyebab ASI Tidak Lancar

Penyebab air susu ibu (Dok. Istimewa)

 SwaraWarta.co.id – Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi utama yang sangat penting bagi bayi saat masih tidak bisa mencerna makanan padat. 

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu menyusui untuk memastikan bahwa mereka memiliki cukup ASI untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi mereka. 

Penyebab ASI Tidak Lancar

Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan ASI tidak keluar dengan lancar, seperti kondisi medis, efek samping obat-obatan, dan teknik menyusui yang salah. 

Jika Anda mengalami masalah ini, penting untuk menerapkan manajemen laktasi dengan baik.Berikut adalah beberapa penyebab ASI tidak keluar:

1. Stres

Jika Anda terlalu lelah atau tidak tidur cukup, ini dapat menyebabkan stres dan menurunkan hormon oksitosin, yang membantu dalam produksi ASI.

2. Kelahiran Prematur

Jika bayi lahir prematur, ibu tidak dapat menyusui bayi segera, dan produksi ASI dapat tertunda. Berisiko menyebabkan stres dan kelelahan pada ibu.

3. Efek samping obat-obatan

Beberapa obat, seperti kontrasepsi hormonal, mengandung estrogen, yang dapat menurunkan produksi ASI oleh ibu menyusui.

4.Kehilangan banyak darah setelah melahirkan

Kehilangan darah yang banyak dapat mengganggu kelenjar hipofisis di otak, yang dapat memengaruhi produksi ASI.

5. Kondisi medis tertentu:

Beberapa kondisi medis seperti penyakit tiroid, diabetes gestasional, obesitas, PCOS, dan kanker payudara, dapat memengaruhi kadar hormon laktasi dalam tubuh, dan memengaruhi produksi ASI.

6. Perlekatan yang kurang tepat:

Jika bayi tidak melekat dengan benar ke puting, ini dapat menurunkan rangsangan pada kelenjar payudara, mempengaruhi produksi ASI. 

Beberapa kondisi yang menyebabkan perlekatan mulut yang buruk saat menyusui adalah bibir sumbing, tongue tie, dan gangguan saraf pada bayi.

7. Diabetes gestasional

Diabetes gestasional adalah diabetes yang terjadi saat seorang wanita hamil dan dapat mengakibatkan tubuh tidak mampu merespons dengan baik hormon insulin. 

Insulin sangat penting untuk produksi ASI, jadi jika tubuh tidak dapat merespons insulin atau kekurangan hormon ini, produksi ASI dapat terhambat.

Untuk mencegah terjadinya diabetes gestasional, dokter kandungan sering merekomendasikan agar wanita hamil mengontrol konsumsi makanan manis.

Ini penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilan dan memastikan produksi ASI yang baik setelah bayi lahir.

Perlu diingat bahwa setiap ibu memiliki pengalaman yang berbeda saat menyusui, dan mungkin perlu waktu untuk menemukan teknik yang tepat untuk memaksimalkan produksi ASI. 

Jika Anda mengalami masalah dengan produksi ASI, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli laktasi untuk membantu menyelesaikan masalah.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Apakah GTA 6 Sudah Rilis? Ini Jawaban dan Tanggal Resminya

SwaraWarta.co.id - Pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para gamer di seluruh dunia saat ini…

5 hours ago

Kenapa MBZ Ditutup Hari Ini? Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Lalu Lintas

SwaraWarta.co.id – Kenapa MBZ ditutup hari ini? Pengguna Jalan Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ)…

5 hours ago

4 Cara Menghapus Halaman Kosong di Word Tanpa Bikin Pusing, Pasti Berhasil!

SwaraWarta.co.id - Mengetahui cara menghapus halaman kosong di Word sangat penting ketika dokumen yang kamu…

5 hours ago

Benarkah Willie Salim Mualaf? Simak Fakta dan Perjalanan Spiritualnya

SwaraWarta.co.id – Benarkah Willie Salim Mualaf? Nama Willie Salim, kreator konten asal Bangka Belitung yang…

10 hours ago

Apakah Nepal Termasuk India? Cek Fakta dan Penjelasannya Disini

SwaraWarta.co.id - Banyak orang yang sering bertindak keliru dan bertanya-tanya, apakah Nepal termasuk India atau…

10 hours ago

Apakah Tepung Bisa Memadamkan Api? Ini Bahaya dan Fakta Sebenarnya!

SwaraWarta.co.id - Apakah tepung bisa memadamkan api saat kepanikan melanda dapur kamu? Saat melihat letupan…

1 day ago