Serangan Israel Terhadap Fasilitas Nuklir Iran Picu Ketegangan di Timur Tengah

- Redaksi

Monday, 28 October 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Israel dikabarkan melancarkan serangan udara terhadap fasilitas militer Iran yang sebelumnya digunakan untuk pengembangan nuklir.

Serangan yang terjadi pada Sabtu ini berhasil terungkap melalui analisis citra satelit oleh mantan inspektur senjata PBB, David Albright, dan analis riset dari CNA, Decker Eveleth.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis tersebut, yang dipublikasikan pada Senin (28/10/2024), mengindikasikan bahwa Israel menargetkan kompleks militer Parchin dan lokasi produksi rudal di Khojir, keduanya terletak dekat Teheran.

Dalam laporannya kepada Reuters, Albright dan Eveleth mengungkapkan bahwa Israel menargetkan bangunan-bangunan yang berada di kawasan Parchin, sebuah area militer besar di luar Teheran.

Di kawasan Khojir, lokasi yang diketahui sedang dalam tahap perluasan sejak Juli lalu, juga menjadi sasaran serangan.

Lokasi ini dikenal sebagai pusat produksi rudal, yang dianggap penting bagi pengembangan persenjataan Iran.

Baca Juga :  Dokter Residen Unpad Perkosa Anak Pasien di RSHS Bandung, Sempat Mau Bunuh Diri Cok!

Menurut Eveleth, serangan ini kemungkinan besar menghambat kemampuan Iran untuk memproduksi rudal secara massal, sebuah langkah yang dapat membatasi kekuatan militer negara tersebut dalam jangka panjang.

Eveleth menambahkan, Israel menargetkan gedung-gedung yang diduga menyimpan mixer bahan bakar padat.

Mixer ini merupakan peralatan industri yang memiliki peran vital dalam pembuatan bahan bakar rudal dan sulit diperoleh karena pengendalian ketat terhadap ekspor alat-alat tersebut.

Iran sendiri telah mengimpor banyak mixer selama bertahun-tahun dengan biaya tinggi. Jika mixer ini rusak atau hancur, maka akan mempersulit Iran untuk menggantikannya.

Selain itu, Albright menjelaskan bahwa citra satelit komersial dari Parchin menunjukkan kerusakan pada tiga bangunan yang terletak sekitar 320 meter dari situs Taleghan 2, sebuah tempat di mana Iran diketahui menyimpan peralatan penting untuk pengujian.

Dua bangunan lainnya di area ini diduga digunakan untuk mencampur bahan bakar padat bagi rudal balistik.

Baca Juga :  Ketegangan Memuncak, Iran Pertimbangkan Tutup Selat Hormuz

Menurut Albright, bangunan-bangunan ini memiliki nilai strategis dalam pengembangan persenjataan Iran.

Situs Taleghan 2 juga diketahui memiliki sejarah panjang terkait aktivitas Iran dalam pengembangan senjata nuklir di masa lalu, terutama di bawah program Rencana Amad yang kini sudah dinyatakan tidak berlaku.

Berdasarkan informasi dari Albright, fasilitas ini memainkan peran penting dalam pengujian selama periode tersebut.

Albright, yang juga merupakan mantan kepala Institut Sains dan Keamanan Internasional, memperoleh akses eksklusif ke sebuah buku berisi rincian program Rencana Amad, setelah dokumen tersebut berhasil dicuri oleh badan intelijen Israel, Mossad, pada tahun 2018.

Berdasarkan dokumen tersebut, Albright menduga Iran telah memindahkan material penting sebelum serangan Israel terjadi.

Namun, meskipun alat dan bahan penting kemungkinan telah dipindahkan dari Parchin, Albright menyatakan bahwa bangunan-bangunan di lokasi tersebut tetap memiliki nilai strategis bagi Iran untuk mengembangkan kemampuan senjata nuklir di masa depan.

Baca Juga :  Berikan Informasi Terbaru Mengenai Pembukaan Selat Hormuz oleh Iran dan Oman? Berikut Update Terbarunya!

“Walaupun tidak ada peralatan yang tersisa, bangunan-bangunan tersebut tetap bernilai untuk kegiatan terkait senjata nuklir pada masa mendatang,” jelasnya.

Serangan Israel kali ini juga diklaim sebagai respons atas serangan rudal yang dilancarkan Iran pada 1 Oktober lalu.

Iran dilaporkan menembakkan lebih dari 200 rudal ke wilayah Israel sebagai aksi balasan atas serangkaian serangan udara sebelumnya.

Untuk menanggapi hal ini, Israel mengerahkan tiga gelombang jet tempur yang menargetkan berbagai fasilitas rudal dan lokasi penting lainnya di sekitar Teheran serta wilayah barat Iran pada Sabtu pagi.

Aksi Israel ini dikhawatirkan dapat memicu eskalasi ketegangan lebih lanjut di kawasan Timur Tengah, mengingat kedua negara terus terlibat dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.***

Berita Terkait

Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!
Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!
Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 10:39 WIB

Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Thursday, 22 October 2026 - 17:30 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 17:18 WIB

 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 October 2026 - 13:25 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu

Berita Terbaru

Cara Cek SLIK OJK Online Lewat HP,

Teknologi

Cara Cek SLIK OJK Online Lewat HP, Gratis dan Cepat Tanpa Ribet!

Saturday, 24 Oct 2026 - 13:44 WIB