Bahan Aktif Fungisida yang Tidak Boleh Dicampur Apa Saja? Simak Penjelasannya!

- Redaksi

Friday, 22 March 2024 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi penggunaan Fungisida(Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Beberapa bahan kimia yang digunakan untuk membunuh jamur pada tanaman tidak boleh dicampurkan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada beberapa kelompok bahan kimia yang sama dan tidak boleh dicampurkan karena dapat merusak tanaman. Beberapa kelompok tersebut antara lain:

  1. Bahan kimia dengan bitertanol, tebukonazol, difenokonazol, fenbukonazol, heksakonazol, azakonazol, bromukonazol, triadimefon, dan propikonazol tidak boleh dicampurkan karena sama-sama termasuk kelompok Triazol.
  2. Bahan kimia dengan fuberidazol, karbendazim, tibendazol, serta benomil juga harus dihindari dicampur karena semua termasuk kelompok Benzimidazole.
  3. Bahan kimia dengan flufenoksistrobin, koumoksistrobin, piraoksistrobin, enoksastrobin, azoksistrobin, dan pikoksistrobin tidak boleh dicampurkan karena termasuk kelompok Metoksi-akrilat.
  4. Bahan kimia dengan benalaksil, metalaksil, furalaksil, serta mefenoksam tidak boleh dicampurkan karena sama-sama kelompok Asillalani.
  5. Bahan kimia iodokarb, protiokarb, serta propamokarb harus dihindari dicampurkan karena termasuk kelompok Karbamat.
  6. Bahan kimia metiram, mankozeb, maneb, propineb, ziram, zineb, ferbam, serta tiram tidak boleh dicampurkan karena sama-sama termasuk kelompok Ditio-Karbamat.
Baca Juga :  Bagaimana Anda Memandang Stereotif Budaya yang Kadang Menjadi Penghalang Bagi Kita dalam Menciptakan Masyarakat yang Harmonis dan Damai?

Apa yang terjadi jika bahan kimia yang tidak boleh dicampurkan tersebut tetap dicampurkan?

Jika bahan kimia yang tidak boleh dicampurkan tersebut tetap dicampurkan, dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman yang disemprotkan. 

Hal ini disebabkan karena bahan kimia tersebut saling bereaksi dan saling menghasilkan zat yang tidak sesuai dengan yang diinginkan. 

Akibatnya, kualitas dan hasil panen tanaman dapat terganggu bahkan bisa menjadi rusak secara permanen. 

Selain itu, juga dapat membahayakan kesehatan manusia dan hewan yang mengonsumsi tanaman yang terkena bahan kimia campuran tersebut. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan dan memahami aturan dalam penggunaan bahan kimia pertanian agar tidak merugikan petani dan konsumen.

Baca Juga :  Cara Memperingati Hari Santri yang Menarik

Bagaimana cara menghindari campuran bahan kimia yang tidak sesuai?

Bahan Aktif Fungisida yang Tidak Boleh Dicampur Apa Saja? Simak Penjelasannya!
Ilustrasi Penggunaan fungisida (Dok. Istimewa)

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari campuran bahan kimia yang tidak sesuai, antara lain:

1. Membaca dan memahami dengan baik label pada kemasan bahan kimia. 

Pada label biasanya terdapat informasi mengenai kelompok bahan kimia, cara penggunaan, dan kondisi yang tidak boleh dicampurkan.

2. Menyimpan bahan kimia dengan benar

Sebaiknya simpan bahan kimia dengan cara yang benar agar tidak tercampur secara tidak sengaja. 

Bahan kimia sebaiknya disimpan di dalam wadah yang terpisah, tertutup rapat, dan di tempat yang kering serta terhindar dari sinar matahari langsung.

Baca Juga :  Pengertian Pergaulan Bebas: Dampak dan Cara Menghadapinya

3. Periksa Formula Campuran Bahan Kimia

Memeriksa formula campuran bahan kimia dengan konsultan pertanian atau petugas yang kompeten untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

4. Tidak Mencampurkan Bahan Kimia dengan Bahan Lian

Tidak mencampurkan bahan kimia dengan disinfectant, herbisida, insektisida, pupuk, dan obat-obatan lainnya.

5. Hindari Menggunakan Bahan Kimia Secara Bergantian

Menghindari penggunaan bahan kimia secara bergantian agar tidak terjadi penggunaan bahan kimia yang tidak sesuai.

6. Gunakan Alat Pelindung Diri

Menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, masker, dan kacamata saat mencampur dan menyemprotkan bahan kimia. 

Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan petani dapat meminimalkan risiko campuran bahan kimia yang tidak sesuai dan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan bahan kimia pertanian dengan aman serta lebih efisien.

Berita Terkait

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?
Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!
Dua Inovasi, Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDG 4 dan SDG 8 di Desa Segorotambak
Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!
Bagaimana Penomoran Bangunan untuk Keluarga/Bangunan/Usaha yang Tidak Ada di Prelist? Berikut ini Penjelasannya!

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Tuesday, 9 June 2026 - 14:42 WIB

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Sunday, 7 June 2026 - 13:27 WIB

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Saturday, 6 June 2026 - 09:18 WIB

Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?

Saturday, 6 June 2026 - 06:56 WIB

Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Berita

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 Jun 2026 - 15:16 WIB