Categories: BisnisPendidikan

Dickson Poon: Pengusaha Sukses Asal Hong Kong

Dickson Poon
( Dok. Istimew


SwaraWarta.co.id
– Dickson Poon CBE SBS (Hanzi:潘廸生), lahir pada 19 Juni 1956, dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dari Hong Kong di bidang ritel barang mewah. 

Dickson Poon ketua eksekutif perusahaan asal Hong Kong, Dickson Concepts (DCIL), yang memiliki perusahaan termasuk Harvey Nichols dan ST Dupont.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dickson poon menikah pertama kali dengan Marjorie Yang, putri dari raja tekstil Hong Kong, YL Yang (Yang Yuan-Loong), dan juga ketua dari Esquel Group. 

Mereka memiliki seorang putri bernama Dee Poon Chu-ying (Hanzi: 潘楚穎).

Pada tahun 1984, perusahaan yang dimiliki oleh Poon mengontrak Miss Malaysia yang saat itu berusia 21 tahun, Michelle Yeoh, untuk tampil dalam iklan televisi bersama Jackie Chan. 

Dengan bantuan Poon, penampilan tersebut kemudian membantu meluncurkan karir film Yeoh dengan film seni bela diri tahun 1985 “Yes, Madam”. 

Empat tahun kemudian, pada bulan Februari 1988, Yeoh menangguhkan karir filmnya untuk menikahi Poon.

Namun, pernikahan tersebut hanya bertahan selama tiga setengah tahun, dan akhirnya mereka berpisah pada tahun 1991.

Tuan Poon kemudian menikahi istri keduanya, Kwai-chu “Pearl” Yu pada tahun 1992. Mereka memiliki empat anak, di antaranya putri Daryl dan Dana serta putra Pearson (Hanzi: 潘冠達) dan Dexter. 

Pearson, yang merupakan lulusan dari Universitas Cambridge, diangkat sebagai Direktur Eksekutif Dickson Concepts pada 14 Desember 2018.

Tuan Dickson Poon dianugerahi gelar kebangsawanan pada penghargaan Tahun Baru 2015 atas jasanya terhadap bisnis dan amal, khususnya di bidang pendidikan tinggi. 

Beliau juga pernah menyumbang sejumlah besar uang, yaitu £10 juta pada November 2010, untuk pembangunan Dickson Poon China Centre di St Hugh’s College, Oxford.

Bangunan tersebut pertama kalinya akan mempertemukan para akademisi dari berbagai minat penelitian yang berkaitan dengan Tiongkok, menyediakan akomodasi bagi mahasiswa pascasarjana perguruan tinggi tersebut, dan menampung Koleksi Perpustakaan Bodleian Tiongkok. 

Dua tahun kemudian, beliau juga menyumbangkan £20 juta ke King’s College London untuk mendanai fakultas hukum yang ada. 

Sumbangan tersebut adalah yang terbesar dilakukan oleh seseorang kepada Universitas dalam sejarahnya. 

Sebagai pengakuan atas sumbangannya, sekolah hukum di King’s College London kemudian berganti nama menjadi The Dickson Poon School of Law.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Cara Shooting Futsal Keras dan Akurat Khusus untuk Pemula

SwaraWarta.co.id – Ada beberapa tahap mengenai cara shooting futsal keras dan akurat. Dalam permainan futsal…

13 hours ago

Bikin Takjub! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Terpukau dengan Kemegahan Training Center di Bali

SwaraWarta.co.id - Sepak bola Indonesia kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini, giliran pelatih anyar Timnas…

14 hours ago

Kopi Legi, Destinasi Menikmati Cita Rasa Kopi Nusantara dalam Suasana Hangat dan Nyaman

Budaya minum kopi di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap biji kopi lokal…

17 hours ago

Sky Lounge Surabaya, Rooftop Lounge Elegan dengan Panorama Kota yang Memukau

Surabaya terus berkembang sebagai kota metropolitan yang menawarkan berbagai destinasi kuliner dan hiburan premium. Salah…

17 hours ago

Mixwell Bar Seminyak, Destinasi Nightlife Legendaris dengan Cabaret Show Spektakuler di Bali

Seminyak telah lama dikenal sebagai salah satu pusat hiburan malam terbaik di Bali. Beragam beach…

18 hours ago

Three Buns Jakarta, Destinasi Burger Premium dengan Cita Rasa Gourmet di Jantung Senopati

Jakarta memiliki banyak pilihan restoran burger, namun hanya sedikit yang mampu menghadirkan pengalaman kuliner yang…

18 hours ago