Longsor Hambat Jalur Perbatasan RI – Malaysia

- Redaksi

Saturday, 13 April 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pembersihan bekas longsor di perbatasan Malaysia dan Indonesia
( Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) 3.3 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yaitu Sri Bintang Pamungkas, mengatakan bahwa akses jalan nasional di Bukit Genting Lanjak Kabupaten Kapuas Hulu belum bisa dilalui kendaraan roda empat. Hal ini disebabkan oleh adanya longsor dan longsor susulan di daerah tersebut.

Bintang menjelaskan bahwa penanganan tanah longsor telah dilakukan sejak Kamis (11/04) setelah kejadian longsor. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami upayakan hari ini akses jalan minimal bisa dilalui kendaraan ringan (mobil), yang menjadi kendala di lapangan adanya longsor susulan serta cuaca masih terjadi hujan,” kata Sri Bintang Pamungkas, dilansir dari ANTARA, di Putussibau Kapuas Hulu, Jumat.

Baca Juga :  Ngeri, Damkar Berhasil Evakuasi Ular Sanca 3,5 m di Jaktim

Karena terjadi longsor susulan, pihak PUPR menambah alat berat untuk mempercepat proses penggusuran timbunan tanah.

Namun, lokasi longsor yang berada di lereng menjadi kendala lainnya. Karena itu, dibutuhkan jarak 1-1,5 kilometer untuk memindahkan material timbunan tanah longsor tersebut.

BACA JUGA: 15 Peziarah Terjebur Sungai Usai Jembatan Putus

Dalam proses penanganan material timbunan tanah longsor, digunakan dua unit eksavator, empat unit DT, satu unit wheelloader, dan satu unit backhoeloader.

“Sementara ini sepeda motor bisa melintas, kami tambah lagi alat berat, mudah-mudahan hari ini mobil bisa melintas,” ucapnya

Bintang mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di sekitar tanah longsor serta bersabar selama proses penanganan timbunan tanah di ruas jalan tersebut.

Baca Juga :  Pentingnya Pendidikan Inklusif untuk Siswa Berkebutuhan Khusus: Mewujudkan Kesetaraan dalam Sistem Pendidikan

“Kami juga sudah memasang rambu lalu lintas sebagai peringatan bagi pengendara,” kata Bintang.

Terjadi tanah longsor di ruas jalan nasional penghubung Putussibau ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu menuju perbatasan RI-Malaysia pada Kamis (11/04) dini hari, tepatnya di Bukit Ginting Lanjak Kecamatan Batang Lupar di kilometer 769-770 wilayah Lintas Utara Kapuas Hulu.

Ketua Satgas Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, yaitu Daniel, mengatakan bahwa material tanah longsor yang menutupi ruas jalan nasional di Bukit Genting Lanjak sedang ditangani menggunakan beberapa peralatan. Sehingga, kendaraan belum bisa dilalui secara normal.

Daniel berharap pembersihan timbunan tanah longsor di ruas jalan tersebut dapat segera tertangani untuk memperlancar akses transportasi menuju daerah perbatasan RI-Malaysia. 

Baca Juga :  Menjelajahi Keindahan Malang: Daftar Destinasi Wisata yang Memukau

Ia juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi tanah longsor untuk selalu waspada karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan akibat intensitas curah hujan.

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB