Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

MENGAPA VOC DIBUBARKAN? SIMAK BEGINI PENJELASANNYA!

MENGAPA VOC DIBUBARKAN
Mengapa VOC Dibubarkan?


SwaraWarta.co.idMengapa VOC dibubarkan? Hal yang perlu sangat dibahas dan apa saja penyebabnya yang membuat VOC dibubarkan.

VOC atau Vereenigde Oostindische Compagnie (Perusahaan Hindia Timur Belanda) pernah menjadi kekuatan kolonial yang disegani.

Namun, tahukah Anda mengapa VOC dibubarkan? Ternyata, ada beberapa faktor yang menyebabkan imperium bisnis Belanda ini runtuh. Mari simak ulasannya berikut ini.

Alasan Mengapa VOC Dibubarkan:

  • Korupsi yang Merajalela

Salah satu penyebab utama mengapa VOC dibubarkan adalah korupsi yang merajalela di kalangan pegawainya. 

Para pejabat VOC, terutama di level atas, kerap menyalahgunakan kekuasaan untuk memperkaya diri sendiri.

Mereka terlibat dalam perdagangan gelap, menerima suap, dan gaya hidupnya pun berfoya-foya. Ini tentu saja menggerogoti keuangan VOC

Bahkan, saking parahnya korupsi, sinisisme masyarakat Belanda kala itu menjuluki VOC sebagai "Vergaan Onder Corruptie" yang berarti "Tenggelam karena Korupsi".

Baca juga: Apa Arti Penting Kehadiran Perencanaan Berbasis Data untuk Satuan Pendidikan Anda

  • Tercekik Biaya Perang

VOC tak hanya berdagang, mereka juga terlibat dalam peperangan untuk mempertahankan monopoli perdagangan rempah-rempah.

Perang melawan kerajaan-kerajaan Nusantara seperti Kesultanan Banten dan Makassar, serta perlawanan dari para pejuang seperti Sultan Hasanuddin, membutuhkan biaya yang sangat besar.

Pengeluaran untuk militer ini semakin membebani keuangan VOC yang sudah tergerus korupsi.

  • Beban Gaji Pegawai yang Besar

Selain korupsi dan biaya perang, VOC juga terbebani oleh banyaknya pegawai. Struktur organisasi VOC berjenjang dan birokratif.

Para pegawai VOC, tak terkecuali yang berpangkat rendah, menginginkan gaji dan tunjangan yang tinggi. Hal ini semakin membuat keuangan VOC tidak stabil.

Baca juga: Peran Vital Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan

  • Ide-Ide Baru dan Perubahan Politik

Menjelang akhir abad ke-18, Eropa dilanda pemikiran liberalisme. Ide-ide ini mempertanyakan praktik monopoli VOC yang dianggap menghambat persaingan dagang. 

Di Belanda sendiri, muncul desakan agar VOC dibubarkan dan digantikan sistem perdagangan yang lebih terbuka. Puncaknya, pada tahun 1799, VOC resmi dinyatakan bangkrut dan dibubarkan.

  • Akhir dari Era VOC

Pembubaran VOC menjadi titik balik dalam sejarah kolonialisme Belanda di Nusantara.

Meskipun kekuasaan Belanda tidak serta merta berakhir, namun VOC sebagai entitas bisnis sudah tidak lagi ada. Kekayaan VOC yang berupa kantor dagang, gudang, benteng, dan kapal, akhirnya menjadi warisan bagi pemerintah Belanda.



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter