Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Gerindra DKI Sebut Study Tour Tak Boleh Bebani Orang Tua Siswa

 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Rani Mauliani
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Rani Mauliani
( Dok. Ist)


SwaraWarta.co.id
- Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan supaya tidak menyelenggarakan acara perpisahan atau study tour di luar lingkungan sekolah. 

Ini karena keselamatan harus diperhatikan. Gerindra DKI juga mendukung imbauan tersebut.

"Ya sebenarnya kan tidak semua study tour itu berdampak buruk, kita juga harus akui secara jujur terkadang study tour itu juga memberikan rasa kenangan indah bagi para siswa yang akan meninggalkan sekolah," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, saat dihubungi, Rabu (15/5/2024).

Rani menyatakan bahwa pelaksanaan acara perpisahan atau study tour di luar lingkungan sekolah harus diatur dengan baik.

 Meskipun demikian, Rani tidak mengabaikan bahwa acara semacam itu dapat memberikan kenangan yang berharga bagi para siswa.

Baca Juga:

PJ Wali Kota Palembang Minta Semua Pihak Laporkan ke Disdik jika Terdapat Study Tour

"Hanya saja mungkin diatur dengan sebaik-baiknya, dan tidak musti di luar kota juga betul sih. Hanya kan kadang luar kota menjadi salah satu pilihan destinasi ya, karena suasana yang ingin didapat selain kebersamaan juga ke tempat yang tidak seperti biasa membuat banyak cerita dan suasana bahagia," ujarnya

Rani juga menekankan bahwa acara perpisahan atau study tour tidak boleh memberatkan orang tua siswa dan perlu diatur dengan mempertimbangkan kemampuan dan kapasitas mereka.

"Perihal tidak memberatkan orang tua itu juga betul, semua bisa diatur dengan baik dan sesuai dengan kapasitas kemampuan," kata Rani.

Baca Juga:

Disdik Jakarta Himbau Lembaga Pendidikan Tak Gelar Acara Perpisahan di Luar Sekolah

Rani mengungkapkan bahwa kecelakaan yang terjadi harus dijadikan pelajaran bagi semua pihak, termasuk tentang kelayakan armada yang digunakan.

"Jujur kita semua pasti punya kenangan saat masa perpisahan sekolah dulu juga kan, apalagi kan kasus ini adalah musibah yang siapa pun pasti tidak mengharapkan terjadi, mungkin bisa diambil pelajaran bagi banyak pihak, terutama para pengusaha transportasi publik agar dapat menjaga armada kendaraannya selalu dalam kondisi yang mumpuni agar keselamatan para penumpang juga bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Purwosusilo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, menyatakan bahwa acara perpisahan murid tidak boleh diadakan di luar lingkup sekolah.

"Jadi (saat kelulusan/perpisahan) tidak ke mana-mana, hanya di sekolah masing-masing menggunakan fasilitas yang ada. Kalau ada sekolah yang melakukan di luar itu, berarti dia perlu pembinaan saya," kata Purwo saat dikonfirmasi, Selasa (14/5).

 Surat Edaran Nomor e-0017/SE/2024 menginstruksikan satuan pendidikan untuk mengendalikan keadaan peserta didik dan lingkungan sekolah pada saat dan sesudah pengumuman kelulusan.

Menurut Purwo, acara kelulusan di luar sekolah seringkali memberatkan orang tua peserta didik dan membutuhkan pengawasan yang lebih ekstra. 

Purwo mengakui bahwa masih ada sekolah yang melanggar imbauan tersebut, sehingga orang tua siswa yang mengetahui hal tersebut dapat menyampaikan keberatan.



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter