Risma Tegaskan Kesetaraan Pendidikan di Jawa Timur tanpa Membedakan Sekolah Negeri, Swasta, dan Pesantren

- Redaksi

Monday, 4 November 2024 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Rismaharini saat mengikuti debat Pilgub Jatim 2024 (Dok. Ist)

Tri Rismaharini saat mengikuti debat Pilgub Jatim 2024 (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Tri Rismaharini, calon gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 3, menyampaikan bahwa jika terpilih sebagai gubernur pada Pilkada Jatim 2024, ia akan memberikan perhatian yang sama pada SMA/SMK negeri, swasta, serta sekolah di pondok pesantren (Ponpes).

Menurut Risma, baik sekolah negeri maupun swasta di Jawa Timur perlu mendapatkan perhatian yang setara agar kualitas pendidikan di wilayah ini bisa semakin meningkat. Ia menegaskan hal tersebut dalam debat kedua Pilkada Jatim 2024 yang berlangsung di Surabaya pada Minggu (3/11/2024).

“Jika dipercaya, saya tidak akan pernah membedakan SMA/SMK swasta, negeri, maupun pesantren,” kata Risma dalam debat kedua Pilkada Jatim 2024 di Surabaya, pada Minggu (3/11/2024).

Risma juga mengajak masyarakat melihat fakta bahwa masih banyak lulusan SMK swasta yang sulit mendapatkan pekerjaan karena kekurangan fasilitas yang mendukung, seperti laboratorium.

“Pernahkah kita melihat data bahwa ada SMK swasta yang tidak memiliki fasilitas uji lab dan lainnya?” ungkapnya dalam waktu singkat saat debat.

Risma menekankan bahwa kesenjangan ini perlu diatasi dengan memberikan perlakuan yang setara antara sekolah swasta dan negeri demi menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Selain program untuk pendidikan, Risma juga menjanjikan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat guna membantu mengatasi berbagai masalah di Jawa Timur.

Menurutnya, layanan yang dekat dengan masyarakat akan membantu pemerintah merespons kebutuhan publik lebih cepat.

Baca Juga :  Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

“Layanan yang dekat dengan masyarakat akan memberikan dampak positif secara langsung kepada warga, seperti mendengarkan keluhan publik dan membantu permasalahan lebih cepat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur telah menetapkan tiga pasangan cagub-cawagub untuk Pilgub 2024, yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta.

KPU Jatim juga mengadakan tiga kali debat Pilgub yang semuanya berlangsung di Surabaya.

Debat pertama diselenggarakan pada 18 Oktober 2024, debat kedua pada 3 November 2024, dan debat terakhir akan diadakan pada 16 November 2024.

Debat kedua Pilgub kali ini mengangkat tema “Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif untuk Keadilan Masyarakat Jawa Timur.”

Baca Juga :  Seorang Kasir di PT Indira Memiliki Akses Penuh ke Kas, Pencatatan Transaksi Karena Tidak Ada Pemisahan Tugas yang Jelas Kasir Tersebut Memanipulasi

Acara ini dipandu oleh Syaza Wisastro dari CNN Indonesia dan Helmi Kahaf dari JTV, dengan tujuh panelis sebagai penyusun pertanyaan untuk para kandidat.

Periode kampanye Pilkada ditetapkan mulai 25 September hingga 23 November 2024, sementara pemungutan suara akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru