Doa Ruqyah Mandiri dengan Media Air, Cukup Tempuh Cara Ini Hati Tenang Terkendali

- Redaksi

Tuesday, 17 September 2024 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Ruqyah merupakan salah satu alternatif menyucikan diri sekaligus menenangkan batin agar nantinya bisa mendapatkan ketentraman batin. Hal ini tentu dengan membaca doa Ruqyah mandiri.

Bagaimana Bacaan Doa Ruqyah Mandiri?

Menurut Imam Abu Wafa dalam buku Doa dan Zikir Harian Nabi, ada doa yang bisa dibacakan ketika melakukan ruqyah mandiri menggunakan air.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لا شِفَاءَ إِلا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Allahumma rabbannas, adzhibil ba’sa isyfi antasy-syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifaan la yughadiru saqaman.)

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah Engkau, sebab tidak ada penyembuhan kecuali penyembuhan-Mu, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

Umat Islam juga bisa mengucapkan doa khusus selama proses ruqyah mandiri ini.

Baca Juga :  Jadwal Pencairan Dana PIP Kemdikbud 2024 untuk SD, SMP, dan SMA: Bantuan Hingga Rp1,8 Juta

Dalam buku Panduan Instan Menjadi Praktisi Ruqyah Syar’iyyah Aktif oleh Ustadz Nurudin Al Indunisy, dijelaskan bahwa pada tahap akhir ruqyah dengan media air, sebaiknya ditutup dengan doa tertentu.

أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

(A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru.)

Artinya:

“Aku berlindung dengan keagungan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kudapati dan kusingkirkan.”

Sementara itu, Abu Ayyash Rafaalhaq dalam bukunya Buku Saku Ruqyah menekankan bahwa ruqyah sebaiknya dilakukan di tempat yang tenang dan kondusif.

“Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai obat bagi jasadku, rohaniku, dan hatiku, serta seluruh organ tubuh yang tidak aku ketahui. Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai obat yang meresap ke seluruh tubuhku. Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai kekuatan dari tentara-Mu. Ya Allah, jadikanlah setiap tetes air ini sebagai pasukan-Mu yang menyerang musuh-musuh-Mu, melemahkan, menghancurkan, dan membinasakan semua setan, jin, atau kodam yang ada dalam jasadku yang tidak dapat kukendalikan, baik yang datang karena kelalaianku maupun yang datang karena sihir. Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai obat bagi keluargaku yang terkena sihir. Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai pembatal sihir-sihir yang ada dalam hati dan tubuhku. Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai pemusnah penyakit yang ada dalam tubuhku. Ya Allah, jadikanlah air ini sebagai penenang hatiku, penyejuk jiwaku, serta untuk semua kaum muslimin dan muslimah yang meminumnya.”

Baca Juga :  Contoh Susunan Upacara Hari Pramuka ke-63 Tahun 2024: Merayakan Semangat Kepanduan

Tata Cara Ruqyah Mandiri dengan Media Air

Langkah-langkah ruqyah mandiri dengan media air meliputi:

– Menyiapkan air bersih yang suci dari segala bentuk najis.

– Memulai dengan membaca ta’awudz dan basmalah sebagai bentuk memohon perlindungan kepada .

– Membaca shalawat Nabi Muhammad SAW sebanyak tiga kali.

– Membaca istighfar tiga kali sebagai upaya menyucikan diri dari dosa.

– Melafalkan zikir “La hawla wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim” sebanyak tiga kali.

– Membaca doa “Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wa ni’man nashiir” sebanyak tiga kali.

– Mendekatkan air ke bibir, lalu membaca surat-surat pendek dari Al-Qur’an serta doa-doa ruqyah dengan niat memohon kesembuhan.

Baca Juga :  Pentingnya Memilih Pasangan yang Saleh untuk Membangun Keluarga yang Baik

– Melakukan ruqyah dengan khusyuk serta penuh keyakinan.

– Setelah selesai, tiupkan ke air dan kemudian minum air tersebut.

Itulah langkah-langkah yang dapat diikuti saat melakukan ruqyah mandiri menggunakan media air dengan khidmat dan penuh keyakinan.

Berita Terkait

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!
Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?
Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Saturday, 17 October 2026 - 06:13 WIB

Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?

Friday, 16 October 2026 - 07:20 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?

Friday, 16 October 2026 - 06:08 WIB

Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!

Tuesday, 13 October 2026 - 08:15 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?

Berita Terbaru