Lama Nganggur Menjadi Motif Ibu di Berau Tega Habisi Nyawa Anak Kandungnya Sendiri

- Redaksi

Wednesday, 22 May 2024 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garis polisi
( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang wanita berinisial MN (53) di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) membunuh anak kandungnya yang sedang tertidur pulas, yaitu EJ (29) karena korban sering mengambil uang miliknya dan pengangguran. 

Jadad EJ ditemukan pertama kali dalam kamar di rumahnya di Jalan Sei Kuyang, Kecamatan Teluk Bayur, Berau pada Minggu (19/5) pukul 03.30 Wita. Tidak ada yang menyadari bahwa EJ telah dibunuh oleh ibunya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Seorang Anak Tega Habisi Nyawa Ayah Kandungnya Sendiri

Berdasarkan laporan awal dari kepolisian, ibu korban awalnya mengaku menemukan jasad tersebut. 

“Saat itu saksi atau ibu korban mau ngecek air, pas melewati kamar korban saksi melihat korban berbaring dengan penuh luka dan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres Berau Iptu Suradi dilansir dari detikcom, Rabu (22/5/2024).

Baca Juga :  Situasi Asnawi Mangkualam di Timnas Indonesia: Shin Tae-yong Jelaskan Alasan Tidak Dipanggil

Baca Juga:

Pelajar di Bandung Tewas Usai Dianiaya Oleh Dua Temannya

Namun, setelah serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mengungkap sandiwara yang dilakukan oleh keduanya. Di hadapan polisi, MN dan adik korban, SR (22), mengakui nekat membunuh EJ karena sakit hati.

“Pelakunya ibu kandung dan adik kandung korban, yang mana sebelumnya melaporkan penemuan mayat itu,” ujar Iptu Suradi dilansir dari detikcom, Rabu (22/5).

Menurut Suradi, pelaku MN awalnya menyuruh anaknya SR untuk membunuh EJ. Keduanya pergi ke kamar korban yang sedang tidur dan SR mematikan lampu kamar.

“Iya ada kejanggalan karena pada saat kejadian kedua pelaku ini saja yang ada di lokasi kejadian, setelah dilakukan interogasi mendalam keduanya mengakui perbuatannya,” ungkapnya

Baca Juga :  Polisi Tangkap Wanita Berinisial FEA Atas Kasus Prostitusi dengan Mengeksploitasi Anak Dibawah Umur

 Setelah itu, mereka pergi ke dapur untuk mengambil pisau. EJ tewas dengan luka tusukan di leher dan kedua pelaku lalu membersihkan diri di TKP. 

“Setelah itu keduanya masuk ke kamar korban, dimana pelaku SR menindih tubuh korban, sementara MN menusukkan pisau sebanyak dua kali ke leher korban,” terangnya.

Setelah kejadian tersebut, MN dan SR membuat laporan penemuan mayat korban kepada ketua RT setempat.

Setelah proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, MN dan SR akhirnya diungkap sebagai pelaku pembunuhan. Tindakan mereka dianggap sadis dan tak bisa diampuni.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru