Mengapa Indonesia Disebut Sebagai Negara Agraris?

- Redaksi

Tuesday, 7 May 2024 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mengapa Indonesia Disebut Sebagai Negara Agraris

SwaraWarta.co.id – Indonesia terkenal
dengan julukannya sebagai negara agraris. Julukan ini bukan tanpa alasan,
karena memang sektor pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan
masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu faktor
utama yang menjadikan Indonesia sebagai negara agraris adalah lahan yang luas
dan subur.

Indonesia memiliki
wilayah daratan yang luas, sekitar 1.904.569 km², dengan sebagian besar
wilayahnya memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.

Hal ini memungkinkan
berbagai jenis tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan untuk tumbuh subur
di Indonesia.

Berikut ini mengapa Indonesia disebut sebagai negara
agraris:

  • Iklim Tropis yang Mendukung Pertumbuhan Tanaman
Baca Juga :  Mengapa Manajemen Rantai Pasokan Menjadi Sangat Penting pada Era Persaingan yang Semakin Ketat Saat Ini?

Indonesia terletak
di garis khatulistiwa, yang berarti memiliki iklim tropis dengan sinar matahari
yang melimpah dan curah hujan yang tinggi. 

Kondisi ini sangat ideal untuk
pertumbuhan tanaman, sehingga Indonesia mampu menghasilkan berbagai komoditas
pertanian dalam jumlah besar.

  • Mayoritas Penduduk Bekerja di Sektor Pertanian

Sektor pertanian
menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia.

 Data BPS tahun 2023 menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan
perikanan menyerap sekitar 31,02% dari total angkatan kerja di Indonesia. 

Hal
ini menunjukkan ketergantungan masyarakat Indonesia pada sektor pertanian untuk
memenuhi kebutuhan hidup mereka.

  • Ketahanan Pangan Nasional

Sebagai negara
agraris, Indonesia memiliki ketahanan pangan nasional yang cukup baik. 

Baca Juga :  Doa Melindungi Diri dari Santet dan Sihir, Dukun Langsung Ketar-ketir

Hal ini
berarti bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri tanpa
harus mengimpor dari negara lain. 

Ketahanan pangan ini menjadi salah satu
faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional.

  • Komoditas Pertanian Beragam dan Berlimpah

Indonesia terkenal
dengan keragaman komoditas pertaniannya. Berbagai jenis tanaman pangan,
hortikultura, dan perkebunan ditanam di seluruh wilayah Indonesia. 

Beberapa
komoditas unggulan Indonesia di antaranya adalah padi, jagung, kelapa sawit,
karet, kopi, dan teh.

  • Peran Penting Sektor Pertanian dalam Ekonomi Nasional

Sektor pertanian
memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi nasional. Pada tahun
2023, sektor ini menyumbang sekitar 13,59% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)
Indonesia. 

Sektor pertanian juga berperan penting dalam menciptakan lapangan
pekerjaan dan mengurangi kemiskinan.

Baca Juga :  KELOMPOK Yang Baik Adalah Kelompok Yang Mampu Bertahan Dalam Waktru Relatif Panjang, Memiliki Tujuan Dan Ada Struktur Interaksi

Dengan berbagai
faktor yang mendukungnya, seperti lahan luas dan subur, iklim tropis, mayoritas
penduduk yang bekerja di sektor pertanian, ketahanan pangan nasional, komoditas
pertanian yang beragam dan berlimpah, serta peran penting dalam ekonomi
nasional, Indonesia layak disebut sebagai negara agraris.

Pemerintah Indonesia
terus berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian agar lebih maju dan
berkelanjutan. 

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Indonesia memiliki
peluang besar untuk menjadi lumbung pangan dunia.

 

Berita Terkait

Gelar Sarjana Bukan Lagi Tiket Emas: Mengapa Perusahaan Mulai Meninggalkan Syarat Ijazah!
Bagaimana Hubungan Antara Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Berakal dan Bermoral dengan Martabat Serta Tanggung Jawab yang Dimilikinya?
TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar
ADOPSI Mobil Listrik Di Indonesia Disebut Lebih Lambat Dari Global Lembaga Riset Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia Merilis Indonesia Electric
PT MINERAL NUSANTARA Memperoleh Sebidang Tanah Pertambangan Tembaga Dengan Biaya Perolehan Sebesar Rp4.000.000.000 Yang Diperkirakan Memiliki
ANDA Ditawari Dua Pilihan: Menerima Rp10 Juta Sekarang Atau Rp12 Juta Dua Tahun Lagi, Jika Tingkat Diskonto Yang Anda Gunakan Adalah 10% Per Tahun
PT MAJU BERSAMA Sedang Berkembang Dan Berencana Mengajukan Pinjaman Ke Bank Serta Menarik Investor Baru, Manajemen Perusahaan Telah Memiliki Staf
SEBUAH Perusahaan Agritech Sedang Mengembangkan Sistem Pertanian Berbasis Internet Of Things (IoT) Untuk Membantu Petani Meningkatkan Hasil Panen

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 06:35 WIB

Gelar Sarjana Bukan Lagi Tiket Emas: Mengapa Perusahaan Mulai Meninggalkan Syarat Ijazah!

Saturday, 25 April 2026 - 16:17 WIB

Bagaimana Hubungan Antara Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Berakal dan Bermoral dengan Martabat Serta Tanggung Jawab yang Dimilikinya?

Saturday, 25 April 2026 - 09:53 WIB

TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar

Saturday, 25 April 2026 - 09:51 WIB

ADOPSI Mobil Listrik Di Indonesia Disebut Lebih Lambat Dari Global Lembaga Riset Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia Merilis Indonesia Electric

Saturday, 25 April 2026 - 09:48 WIB

PT MINERAL NUSANTARA Memperoleh Sebidang Tanah Pertambangan Tembaga Dengan Biaya Perolehan Sebesar Rp4.000.000.000 Yang Diperkirakan Memiliki

Berita Terbaru