Bagaimana Cara Membaui Larutan yang Benar? Ini Jawabannya!

- Redaksi

Friday, 16 August 2024 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi larutan kimia (Dok. Ist)

Ilustrasi larutan kimia (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id Ketika bekerja di laboratorium, kita sering kali perlu mengidentifikasi bahan kimia, salah satunya melalui baunya.

Namun, penting untuk diingat bahwa mencium bahan kimia secara langsung bisa sangat berbahaya.

Baca Juga: Rumus Kimia Amonia Serta Pemanfaatannya untuk Industri

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa bahan kimia memiliki sifat toksik atau iritan yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan jika terhirup dalam konsentrasi tinggi, seperti iritasi pada hidung dan tenggorokan, batuk, sesak napas, rasa sakit, hingga efek yang lebih serius.

Cara Membaui Larutan yang Benar

Oleh karena itu, ada prosedur yang aman untuk membaui bahan kimia. Cara yang benar adalah mengibas-ngibaskan tangan di atas wadah bahan kimia, sehingga aroma dari bahan tersebut secara perlahan mengarah ke hidung kita.

Baca Juga :  PERUSAHAAN Penerbangan Pan Am Mampu Menguasai Transportasi Udara Di Kawasan Pasific Berkat Strategi Pertumbuhan Yang Mereka Terapkan Dengan Tepat

Cara ini memungkinkan kita untuk mencium aroma bahan kimia tanpa harus menghirup zat tersebut langsung dalam jumlah besar. Dengan begitu, kita dapat mengurangi risiko paparan bahan kimia berbahaya.

Beberapa orang mungkin berpikir untuk mendekatkan hidung langsung ke wadah bahan kimia dan menghirupnya dalam-dalam. Ini adalah praktik yang sangat tidak aman dan tidak boleh dilakukan di laboratorium.

Menghirup bahan kimia dalam konsentrasi tinggi dapat dengan cepat menyebabkan gangguan kesehatan, bahkan dalam waktu singkat.

Ada juga yang mencoba menggoyangkan wadah bahan kimia agar aromanya lebih menyebar. Namun, ini juga berisiko. Menggoyangkan wadah dapat meningkatkan kemungkinan tumpahnya bahan kimia, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga :  Kenapa Harus Kembang Api? Mengungkap Sejarah dan Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara

Jadi, selalu ingat untuk menjaga jarak aman dari wadah bahan kimia, gunakan teknik mengibas-ngibaskan tangan untuk mencium baunya, dan selalu berhati-hati di laboratorium.

Baca Juga: Rumus Kimia Senyawa, Stuktur dan Juga Sistem Penamaannya

Pastikan juga untuk selalu mematuhi protokol keselamatan yang telah ditetapkan untuk mengurangi risiko terpapar zat kimia berbahaya.

Berita Terkait

Jelaskan Dampak Letak Garis Lintang Indonesia Terhadap Kondisi Fisik dan Sosial di Wilayahnya? Berikut ini Penjelasannya!
Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh
Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!
Apa yang Dimaksud dengan MBG Lansia? Mengenal Program Makan Bergizi Gratis
Apa Pendapat Kalian dengan Adanya MBG untuk Lansia? Apakah Kalian Setuju atau Tidak, dan Jelaskan Alasannya!
Mengapa Sikap Mandiri Penting Dimiliki oleh Seorang Murid? Mari Kita Bahas!
Berikan Contoh Penerapan Kolaborasi dalam Kegiatan Belajar di Sekolah?
Bagaimana Cara Murid Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tuntutan Belajar dan Pergaulan?

Berita Terkait

Friday, 6 February 2026 - 11:01 WIB

Jelaskan Dampak Letak Garis Lintang Indonesia Terhadap Kondisi Fisik dan Sosial di Wilayahnya? Berikut ini Penjelasannya!

Thursday, 5 February 2026 - 11:00 WIB

Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh

Wednesday, 4 February 2026 - 14:40 WIB

Apa yang Dimaksud dengan MBG Lansia? Mengenal Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 4 February 2026 - 14:35 WIB

Apa Pendapat Kalian dengan Adanya MBG untuk Lansia? Apakah Kalian Setuju atau Tidak, dan Jelaskan Alasannya!

Tuesday, 3 February 2026 - 16:58 WIB

Mengapa Sikap Mandiri Penting Dimiliki oleh Seorang Murid? Mari Kita Bahas!

Berita Terbaru

Cara Cek KIS Aktif atau Tidak

Teknologi

Cara Cek KIS Aktif atau Tidak: Begini Panduan Lengkapnya!

Friday, 6 Feb 2026 - 10:47 WIB