Presiden Prabowo: Pers Harus Waspada terhadap Hoaks dan Upaya Pecah Belah Bangsa

- Redaksi

Monday, 10 February 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Anjlok

Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Anjlok

SwaraWarta.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan insan pers agar selalu waspada terhadap penyebaran berita hoaks, terutama yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Pesan ini disampaikan dalam perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 pada Minggu (9/2/2025).

Menurut Presiden, kebebasan pers memang penting, tetapi harus tetap diimbangi dengan tanggung jawab agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun kita menjunjung tinggi kebebasan pers, kita harus waspada terhadap penyebaran berita-berita yang tidak benar dan berita hoaks. Dan penyebaran kebencian, penyebaran ketidakpercayaan terhadap sesama warga negara, upaya-upaya pecah belah ini harus selalu kita waspadai,” kata Presiden.

Presiden juga mengajak wartawan untuk terus bekerja secara profesional dalam mencari dan menyampaikan berita yang benar. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang sesuai dengan hak mereka untuk mengetahui kebenaran.

Baca Juga :  Anak 7 Tahun ditemukan Tewas di Dalam Mobil

Agar pers bisa menjalankan perannya dengan baik, Presiden menekankan pentingnya menjunjung nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, pers Indonesia harus tetap setia pada cita-cita para pendiri bangsa dan berkontribusi dalam pembangunan negara.

“Pers Indonesia harus menjadi pers yang Pancasila. Pers yang terlibat dalam pembangunan bangsa, yang komit terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengingatkan agar insan pers tetap independen dan tidak terpengaruh oleh opini atau kepentingan tertentu.

Di era saat ini, kata Presiden, ada pihak yang memiliki kekuatan finansial untuk menguasai media dan membentuk opini yang bertentangan dengan kebenaran.

Oleh karena itu, ia meminta insan pers untuk menjaga integritasnya agar tetap menjadi pilar penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kejati Jatim Kunjungi PT INKA Madiun untuk Usut Dugaan Korupsi Rp 167 Triliun

Berita Terkait

Baterai Boros dan Kuota Melonjak Bisa Jadi Indikasi Gawai Anda Sedang Diintai, Benarkah?
Apakah Teddy Terlibat Kasus Penyadapan? Berikut Ini Fakta yang Sebenarnya
Kenapa Andrea Bocelli Ditolak di Indonesia? Ternyata Ini Alasan Sebenarnya!
BREAKING NEWS: Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Resmi Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo Subianto, Ini Fakta Mengejutkannya!
Apakah Listyo Sigit Ditangkap? Ini Fakta dan Klarifikasi Resmi Terbarunya
Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot
Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!
Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi

Berita Terkait

Thursday, 5 November 2026 - 10:21 WIB

Baterai Boros dan Kuota Melonjak Bisa Jadi Indikasi Gawai Anda Sedang Diintai, Benarkah?

Thursday, 5 November 2026 - 09:09 WIB

Apakah Teddy Terlibat Kasus Penyadapan? Berikut Ini Fakta yang Sebenarnya

Thursday, 5 November 2026 - 08:59 WIB

Kenapa Andrea Bocelli Ditolak di Indonesia? Ternyata Ini Alasan Sebenarnya!

Wednesday, 4 November 2026 - 08:32 WIB

BREAKING NEWS: Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Resmi Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo Subianto, Ini Fakta Mengejutkannya!

Wednesday, 4 November 2026 - 07:07 WIB

Apakah Listyo Sigit Ditangkap? Ini Fakta dan Klarifikasi Resmi Terbarunya

Berita Terbaru