PSI Siapkan Pemilu Raya, Peluang Hadirnya Ketua Umum Baru Terbuka Lebar

- Redaksi

Sunday, 1 June 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

swarawarta.co.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah bersiap menghadapi fase penting dalam kepemimpinannya.

Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, mengungkapkan bahwa partainya berencana menggelar Pemilu Raya sebagai mekanisme demokratis untuk menentukan ketua umum yang baru.

Langkah ini membuka kemungkinan hadirnya sosok baru yang akan menggantikan posisi Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Raja Juli menegaskan bahwa penyelenggaraan Pemilu Raya merupakan bentuk komitmen PSI dalam menjunjung prinsip partisipasi anggota.

“Sangat mungkin, sangat mungkin (terpilih Ketum baru pengganti Kaesang). Asal visi dan misi sama dan pada saat mendaftar menjadi anggota PSI, kita menerima,” kata Raja Juli kepada wartawan di GKI Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (31/5/2025).

Baca Juga :  Buntut Pemecatan Shin Tae-yong, Komisi X Siap Panggil PSSI

“Jadi tidak lagi elitis, diputuskan oleh Ketua Umum dan Sekjen, nego-nego politik di ruang-ruang sempit, ya, tapi justru tanya kembali ke anggota,” imbuhnya.

Raja Juli memaparkan bahwa Pemilu Raya PSI mengacu pada tiga prinsip utama. Pertama, proses ini adalah bentuk penguatan demokrasi internal partai.

Dengan memberikan ruang bagi seluruh anggota untuk memilih langsung pemimpin partainya, PSI berharap menciptakan iklim yang lebih terbuka dan inklusif di tubuh organisasi.

Kedua, Pemilu Raya ini sekaligus menjadi wujud transparansi dalam pengambilan keputusan penting.

Bagi PSI, keterlibatan akar rumput tidak hanya relevan dalam pemilu nasional, tetapi juga dalam dinamika internal partai.

Hal ini sejalan dengan semangat PSI sejak awal berdiri: membangun politik yang bersih, progresif, dan terbuka.

Baca Juga :  Kejati Geledah Kantor Dinas Kebudayaan Jakarta, Deretan Barang Ini Berhasil Disita

Ketiga, sebagai bagian dari strategi jangka panjang, PSI berencana membangun sebuah platform voting berbasis daring.

Platform ini nantinya menjadi sarana bagi anggota dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi langsung dalam proses pengambilan keputusan besar partai, termasuk pemilihan ketua umum.

Dengan sistem ini, PSI ingin memastikan bahwa suara anggota tetap relevan meskipun mereka tersebar di berbagai wilayah.

Rencana Pemilu Raya ini sekaligus memperkuat spekulasi bahwa akan ada pergantian di pucuk pimpinan PSI.

Saat ini, Kaesang Pangarep masih menjabat sebagai Ketua Umum.

Namun, Raja Juli tidak menampik bahwa sosok baru bisa saja terpilih melalui mekanisme ini.

Salah satu hal yang menarik dari rencana ini adalah penggunaan teknologi dalam sistem pemilihan internal.

Baca Juga :  Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Cisadane Bogor

Dengan pengembangan platform voting online, PSI berusaha mengakomodasi kebutuhan zaman sekaligus menjangkau basis anggota yang luas dan beragam.

Langkah ini bukan hanya efisien, tapi juga menjadi terobosan dalam penerapan digitalisasi dalam partai politik.

Rencana ini diharapkan tidak hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar menjadi alat perubahan bagi pengelolaan partai.

PSI ingin memberikan contoh bahwa partai politik bisa menjadi wadah demokrasi yang modern dan transparan, bukan sekadar struktur hierarkis yang elitis.

Berita Terkait

Kenapa IHSG Turun Hari Ini? Intip Penyebab dan Analisis Pasarnya!
Petinggi Kartel Tewas, Piala Dunia 2026 di Mexico Terancam Batal?
Momentum Percepatan Sertifikasi: 98 Ribu Guru Kemenag Sukses Ikuti Uji Pengetahuan PPG Batch 4
Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?
Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah
20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”
Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”

Berita Terkait

Tuesday, 24 February 2026 - 12:06 WIB

Kenapa IHSG Turun Hari Ini? Intip Penyebab dan Analisis Pasarnya!

Tuesday, 24 February 2026 - 09:51 WIB

Petinggi Kartel Tewas, Piala Dunia 2026 di Mexico Terancam Batal?

Tuesday, 24 February 2026 - 06:32 WIB

Momentum Percepatan Sertifikasi: 98 Ribu Guru Kemenag Sukses Ikuti Uji Pengetahuan PPG Batch 4

Monday, 23 February 2026 - 09:23 WIB

Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah

Sunday, 22 February 2026 - 17:14 WIB

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan

Berita Terbaru

Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia

Teknologi

4 Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia dengan Mudah dan Aman

Tuesday, 24 Feb 2026 - 09:27 WIB