Lifestyle

Arti Cowok Mokondo Apa, yang Sering Jadi Perbincangan di Sosmed?

SwaraWarta.co.id – Seringkali menjadi pertanyaan arti cowok mokondo apa? hal ini yang sering menjadi kata-kata trend khususnya pada sosmed.

Kata ini digunakan untuk menyindir pria yang pelit dan tidak mau mengeluarkan uang untuk pasangannya.

Lalu, apa sebenarnya arti mokondo?

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asal Usul Arti Cowok Mokondo Apa

Mokondo berasal dari singkatan “modal konsisten doang”.

Singkatan ini awalnya digunakan sebagai lelucon di kalangan warganet, namun kemudian viral dan mulai digunakan untuk menyebut pria yang pelit.

Ciri-ciri Pria Mokondo

Pria mokondo umumnya memiliki beberapa ciri-ciri, antara lain:

  • Pelit: Mereka selalu berusaha menghemat pengeluaran, bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun.
  • Suka Minta Traktiran: Mereka sering mengajak pasangannya jalan-jalan atau makan, tapi mereka sendiri yang tidak mau mengeluarkan uang.
  • Selalu Cari Diskon: Mereka selalu mencari promo atau diskon saat berbelanja, dan tidak mau membeli barang dengan harga normal.
  • Tidak Mau Memberi Hadiah: Mereka jarang memberi hadiah kepada pasangannya, bahkan di hari-hari spesial seperti ulang tahun atau anniversary.
  • Egois: Mereka lebih mementingkan diri sendiri daripada pasangannya, dan tidak mau mengeluarkan uang untuk membahagiakan pasangannya.

Dampak Pria Mokondo bagi Hubungan

Pria mokondo dapat memberikan dampak negatif bagi hubungan, antara lain:

  • Membuat Pasangan Merasa Tidak Dihargai: Pasangan pria mokondo mungkin merasa tidak dihargai karena pasangannya tidak mau mengeluarkan uang untuk mereka.
  • Memicu Konflik: Sifat pelit pria mokondo dapat memicu konflik dalam hubungan.
  • Merusak Kepercayaan: Pasangan pria mokondo mungkin kehilangan kepercayaan kepada pasangannya karena merasa dibohongi atau dimanfaatkan.

Tips Menghindari Pria Mokondo

Berikut beberapa tips untuk menghindari pria mokondo:

  • Kenali Ciri-cirinya: Pelajari ciri-ciri pria mokondo seperti yang disebutkan di atas.
  • Berkomunikasi Terbuka: Bicarakan dengan pasangan Anda tentang ekspektasi Anda dalam hal keuangan.
  • Tetapkan Batasan: Tetapkan batasan yang jelas tentang siapa yang harus membayar apa dalam hubungan Anda.
  • Percaya Diri: Jangan ragu untuk mengatakan “tidak” jika Anda tidak ingin melakukan sesuatu yang menurut Anda tidak adil.

Perlu diingat bahwa tidak semua pria yang pelit adalah mokondo. Ada kalanya pria pelit karena memiliki alasan yang sah, seperti sedang kesulitan keuangan.

Namun, jika pria Anda menunjukkan beberapa ciri-ciri mokondo dan sifatnya tersebut membuat Anda tidak nyaman, sebaiknya pertimbangkan kembali hubungan Anda dengannya.

Hubungan yang sehat harus didasarkan pada saling pengertian, dan kepercayaan, bukan hanya pada uang.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Apakah Korek Kuping Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

SwaraWarta.co.id – Apakah korek kuping membatalkan puasa? Bulan Ramadan adalah momen di mana setiap Muslim…

15 hours ago

Kenapa Tidak Bisa Menautkan Perangkat WA? Ini Penyebab dan Solusinya

SwaraWarta.co.id – Kenapa tidak bisa menautkan perangkat WA? Fitur "Linked Devices" atau Perangkat Tertaut pada…

15 hours ago

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

SwaraWarta.co.id - Selamat datang di bulan suci Ramadan! Bagi umat Muslim di Indonesia, menjelang datangnya…

16 hours ago

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

SwaraWarta.co.id – Ada beberapa langkah cara cek pulsa Smartfren yang bisa Anda lakukan. Sebagai salah…

16 hours ago

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

SwaraWarta.co.id - Wacana impor mobil India ke Indonesia baru-baru ini menjadi sorotan publik. Pemerintah, melalui BUMN PT…

16 hours ago

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Industri otomotif Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya Polytron G3 dan G3+, mobil listrik pertama dari…

1 day ago