Berita

Teribat Kecelakaan Kerja, Pemagang Asal Jembrana Meninggal di Jepang

 

SwaraWarta.co.id Seorang pemagang asal Banjar Ketiman Kaja, Desa Manistutu, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, I Made Dwi Putrayasa (34), meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Jepang.

Dwi sempat dirawat di rumah sakit, namun kondisinya terus memburuk dan ia meninggal pada 10 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dwi meninggalkan seorang istri, Ni Komang Murdani (34), dan dua anak yang berusia 14 tahun dan 5 tahun.

Baca Juga: Viral, Selebgram Probolinggo Marahi Siswi Magang di Swalayan

Ayah Dwi, I Ketut Winarka (59), menceritakan bahwa anaknya terjatuh dari mobil pikap bak terbuka saat mengirim akar teratai (renkon). Setelah melewati tikungan, Dwi jatuh dari pikap dan mengalami cedera kepala serius.

“Kami mendapat informasi dari pihak penyalur tenaga kerja bahwa Dwi mengalami kecelakaan saat bekerja. Dwi juga sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, kondisinya tidak kunjung membaik. Akhirnya dia meninggal dunia,” ungkap Winarka di rumah duka, Selasa (16/7).

Winarka menjelaskan bahwa Dwi berangkat ke Jepang untuk bekerja sebagai petani teratai pada Maret 2022 melalui penyalur tenaga kerja PT Japan Indonesia Asaori (JIA).

Sebelum kecelakaan, Dwi sempat meminta izin kepada istrinya untuk memperpanjang kontrak magangnya di Jepang selama dua tahun, dan seharusnya pulang pada Maret 2025.

“Sebelumnya, Dwi juga sempat meminta izin kepada istrinya untuk memperpanjang kontrak magang di Jepang selama dua tahun. Sebenarnya bulan Maret 2025 Dwi sudah pulang,” kata Winarka.

Keluarga berharap proses pemulangan jenazah Dwi tidak mengalami hambatan sehingga bisa segera diupacarai sesuai adat Bali.

Informasi yang diterima keluarga menyebutkan jenazah akan tiba di Bali pada 18 Juli 2024, dan pengabenan kemungkinan akan dilaksanakan pada 21 Juli 2024.

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Produktivitas dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Putu Agus Arimbawa, memastikan jenazah Dwi akan sampai di Bali pada 18 Juli 2024.

Pemerintah Kabupaten Jembrana berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk proses pemulangan jenazah.

“Kami dari pemerintah Kabupaten Jembrana berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik mungkin untuk proses pemulangan jenazah Dwi,” papar Agus.

Biaya pemulangan ditanggung oleh pihak penyalur tenaga kerja dan perusahaan tempat Dwi bekerja.

Pemerintah juga mengurus santunan untuk Dwi dan keluarganya serta akan menjemput jenazah menggunakan ambulans ke bandara dan memfasilitasi keluarga untuk menjemput.

Baca Juga: Heboh! Mahasiswi Malang Tega Kuras Uang Nasabah saat Magang, Begini Kronologinya!

“Kami dari pemerintah menjemput menggunakan ambulans ke bandara. Selain itu, kami juga fasilitasi keluarga untuk menjemput ke bandara,” tandas Agus.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Apakah Korek Kuping Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

SwaraWarta.co.id – Apakah korek kuping membatalkan puasa? Bulan Ramadan adalah momen di mana setiap Muslim…

5 hours ago

Kenapa Tidak Bisa Menautkan Perangkat WA? Ini Penyebab dan Solusinya

SwaraWarta.co.id – Kenapa tidak bisa menautkan perangkat WA? Fitur "Linked Devices" atau Perangkat Tertaut pada…

5 hours ago

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

SwaraWarta.co.id - Selamat datang di bulan suci Ramadan! Bagi umat Muslim di Indonesia, menjelang datangnya…

5 hours ago

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

SwaraWarta.co.id – Ada beberapa langkah cara cek pulsa Smartfren yang bisa Anda lakukan. Sebagai salah…

5 hours ago

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

SwaraWarta.co.id - Wacana impor mobil India ke Indonesia baru-baru ini menjadi sorotan publik. Pemerintah, melalui BUMN PT…

6 hours ago

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Industri otomotif Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya Polytron G3 dan G3+, mobil listrik pertama dari…

24 hours ago