Jika Aib Itu Terbuka, Maka Sama saja dengan Menaruh Arang Di Muka, Makna dari Kiasan Tersebut Adalah?

- Redaksi

Thursday, 1 August 2024 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.idJika aib itu terbuka, maka sama saja dengan menaruh arang di muka, makna dari kiasan tersebut adalah? Untuk pembahasan dan jawabannya pada akhir artikel.

Kiasan “Menaruh arang di muka” adalah ungkapan yang sangat kaya akan makna dalam budaya Indonesia.

Ungkapan ini sering digunakan untuk menggambarkan betapa malunya seseorang jika aib atau rahasia pribadinya terbongkar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mari kita telusuri lebih dalam tentang makna dari kiasan ini dan apa yang bisa kita pelajari darinya.

Jika Aib Itu Terbuka, Maka Sama saja dengan Menaruh Arang Di Muka, Makna dari Kiasan Tersebut Adalah?

Arang adalah bahan bakar yang meninggalkan noda hitam ketika disentuh. Jika seseorang menaruh arang di mukanya, maka wajahnya akan tercoreng hitam, yang jelas-jelas akan terlihat oleh orang lain.

Baca Juga :  Pada Hakikatnya Setiap Individu Berbeda, dalam Konteks Pelayanan Pendidikan/Pembelajaran, Bagaimana Semestinya Pendidik/Guru Menyikapi Perbedaan Tersebut?

Secara kiasan, ini menggambarkan kondisi di mana seseorang merasa sangat malu dan terhina karena rahasia atau aibnya diketahui orang banyak. Dalam konteks ini, opsi jawaban yang paling tepat dari soal yang diberikan adalah C, yaitu “betapa malunya siapa saja yang terbuka aibnya.”

Makna dari kiasan ini bisa kita refleksikan dalam berbagai aspek kehidupan. Pertama, ini mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga privasi dan kehormatan diri. Setiap orang pasti memiliki rahasia atau sisi gelap yang tidak ingin diketahui oleh orang lain. Ketika aib tersebut terbongkar, rasa malu yang dirasakan bisa sangat mendalam dan merusak harga diri seseorang.

Kedua, kiasan ini mengingatkan kita untuk berhati-hati dalam berbicara dan bertindak. Kadang-kadang, tanpa sadar kita bisa membuka aib orang lain melalui gosip atau percakapan sehari-hari. Menjaga lidah dan sikap adalah kunci untuk menghormati privasi orang lain.

Baca Juga :  Salah Satu Sekolah di Ponorogo Minta Sumbangan yang Bikin Wali Murid Ngelus Dada

Ketiga, “menaruh arang di muka” juga bisa diartikan sebagai pelajaran untuk lebih bijak dalam menilai dan menghargai orang lain. Setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan. Membuka aib seseorang sama saja dengan merendahkan martabatnya dan menambah beban emosional bagi orang tersebut.

Kiasan ini juga menunjukkan pentingnya empati dan pengertian. Saat mengetahui aib seseorang, alih-alih menyebarkannya, kita sebaiknya menunjukkan rasa simpati dan membantu mereka melalui situasi sulit tersebut.

Jika Aib Itu Terbuka, Maka Sama saja dengan Menaruh Arang Di Muka, Makna dari Kiasan Tersebut Adalah?

A. pentingnya melihat keadaan setiap orang

B. terbatasnya kemurnian hati dari pribadi yang terpilih

C. betapa malunya siapa saja yang terbuka aibnya

Baca Juga :  APA Dampak Yang Mungkin Terjadi Jika “GoClean” Tidak Berhasil Menyesuaikan Kapasitasnya Dengan Permintaan Yang Berfluktuasi

D. martabat seseorang di atas segala-galanya

E. melakukan kebaikan jauh dari bermanfaat

Kunci jawaban: C. betapa malunya siapa saja yang terbuka aibnya

 

Berita Terkait

Mengapa Auditor Internal Perlu Memahami Struktur Tata Kelola Perusahaan dalam Melakukan Perencanaan Audit Manajemen pada Korporasi?
Bagaimana Tindakan Anda Jika Ketika Menghadapi Kesulitan dalam Menjalankan Cita-cita atau Keinginan Ada?
Jelaskan Pentingnya Bermazhab dalam Fiqih? Berikut ini Pembahasannya!
Gelar Sarjana Bukan Lagi Tiket Emas: Mengapa Perusahaan Mulai Meninggalkan Syarat Ijazah!
Bagaimana Hubungan Antara Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Berakal dan Bermoral dengan Martabat Serta Tanggung Jawab yang Dimilikinya?
TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar
ADOPSI Mobil Listrik Di Indonesia Disebut Lebih Lambat Dari Global Lembaga Riset Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia Merilis Indonesia Electric
PT MINERAL NUSANTARA Memperoleh Sebidang Tanah Pertambangan Tembaga Dengan Biaya Perolehan Sebesar Rp4.000.000.000 Yang Diperkirakan Memiliki

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 12:42 WIB

Mengapa Auditor Internal Perlu Memahami Struktur Tata Kelola Perusahaan dalam Melakukan Perencanaan Audit Manajemen pada Korporasi?

Sunday, 26 April 2026 - 10:38 WIB

Bagaimana Tindakan Anda Jika Ketika Menghadapi Kesulitan dalam Menjalankan Cita-cita atau Keinginan Ada?

Sunday, 26 April 2026 - 10:22 WIB

Jelaskan Pentingnya Bermazhab dalam Fiqih? Berikut ini Pembahasannya!

Sunday, 26 April 2026 - 06:35 WIB

Gelar Sarjana Bukan Lagi Tiket Emas: Mengapa Perusahaan Mulai Meninggalkan Syarat Ijazah!

Saturday, 25 April 2026 - 09:53 WIB

TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar

Berita Terbaru