Pencurian dan Penganiayaan di Pantai Garut: Pelaku Ditangkap di Bandung

- Redaksi

Friday, 16 August 2024 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan, Polres Garut berhasil menangkap seorang pria berinisial L yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dan penganiayaan terhadap seorang wanita muda, yang juga merupakan temannya sendiri asal Kabupaten Bandung.

Korban berinisial FS (26 tahun) ditemukan dalam kondisi terluka di pesisir pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luka-luka yang diderita korban diduga akibat sayatan senjata tajam.

Menurut keterangan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, pada Jumat (16/8), pelaku berhasil diamankan oleh tim kepolisian di Kabupaten Bandung.

Penangkapan tersebut merupakan hasil dari kerja sama antara Polres Garut dan Polsek Cimaung, Polrestabes Bandung.

Baca Juga :  Doa Sebelum dan Sesudah Tidur yang Bisa Kita Amalkan

Setelah penangkapan, pelaku kemudian dibawa ke Markas Polres Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ari Rinaldo mengungkapkan bahwa pelaku dan korban saling mengenal dan memiliki hubungan khusus. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku bersama dua temannya mengajak korban berwisata ke pantai di Garut.

Setelah perjalanan wisata tersebut, pelaku dan korban memutuskan untuk kembali ke Bandung menggunakan sepeda motor milik korban, sementara dua teman lainnya pulang secara terpisah.

Namun, di tengah perjalanan pulang, pelaku membawa korban ke sebuah lahan yang sepi dan kemudian melakukan penganiayaan terhadapnya.

Setelah melakukan aksi kejam tersebut, pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya sepeda motor Honda Beat, telepon seluler milik korban, dan sebuah pisau lipat yang digunakan untuk menganiaya korban.

Baca Juga :  Surat Suara di Malaysia Sudah Tercoblos, Cak Imin Buka Suara

Saat ini, korban sudah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Garut.

Mengingat kondisinya yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Al Ikhsan Bandung untuk perawatan lebih lanjut.

Sebelum pelaku ditangkap, warga sekitar pesisir pantai di Garut dikejutkan oleh penemuan seorang wanita muda yang tergeletak dalam kondisi terluka akibat sayatan senjata tajam.

Warga yang menemukannya segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Kasus ini tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian, termasuk untuk mengungkap motif di balik aksi kekerasan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

Hingga saat ini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih detail.***

Berita Terkait

Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui
Fakta di Balik Hilangnya Akun Instagram Ahmad Dhani yang Gemparkan Jagat Media Sosial
Jadwal Resmi GTA 6 Rilis dan Detail Harga Terbarunya
Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 06:51 WIB

Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!

Wednesday, 6 May 2026 - 18:30 WIB

Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Monday, 4 May 2026 - 15:27 WIB

Fakta di Balik Hilangnya Akun Instagram Ahmad Dhani yang Gemparkan Jagat Media Sosial

Monday, 4 May 2026 - 10:21 WIB

Jadwal Resmi GTA 6 Rilis dan Detail Harga Terbarunya

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Berita Terbaru