Benarkah Hari Sabtu Dilarang Puasa?Simak Pembahasannya!

- Redaksi

Wednesday, 11 September 2024 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Larangan Puasa Hari Sabtu? Benarkah?.Doc.lst

Larangan Puasa Hari Sabtu? Benarkah?.Doc.lst

SwaraWarta.co.id– Puasa merupakan ibadah yang penuh pahala, puasa merujuk pada menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan diiringi niat dan memenuhi syarat-syarat tertentu.

Umat Islam diharamkan untuk berpuasa pada hari Sabtu kecuali jika puasa tersebut adalah puasa yang diwajibkan. Larangan ini berdasarkan hadis yang mengatakan, “Janganlah kamu berpuasa pada hari Sabtu kecuali puasa yang diwajibkan bagi kalian.”

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, apakah hukum larangan puasa hari sabtu ini benar adanya?

Hukum Puasa Hari Sabtu

Abu Daud menyebutkan bahwa hadis diatas telah dihapus (mansukh), sedangkan Abu Isa At-Tirmidzi menggolongkannya sebagai hadis hasan. Pada dasarnya, puasa pada hari Sabtu diperbolehkan jika sesuai dengan ketentuan syariat.

Baca Juga :  Gusion: Ahli Sihir dan Presisi dalam Mobile Legends

Rasulullah SAW sering melakukan puasa pada hari Sabtu dan Ahad, dan Ummu Salamah menyebutkan bahwa Nabi banyak berpuasa pada hari-hari tersebut. Nabi SAW juga menjelaskan bahwa beliau melakukan hal ini untuk menyelisihi kebiasaan orang musyrik yang merayakan hari-hari tersebut. Selain itu, berpuasa pada hari Jumat diizinkan asalkan diikuti dengan puasa pada hari Sabtu, sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang mengatakan, “Apakah engkau ingin berpuasa besok (Sabtu)?” jika jawabannya tidak, maka Nabi SAW memerintahkan untuk membatalkan puasa Jumat tersebut.

Dari Abu Hurairah, Nabi SAW melarang puasa hanya pada hari Jumat kecuali jika diikuti puasa pada hari sebelum atau sesudahnya. Jadi, puasa pada hari Sabtu diperbolehkan jika mengikuti puasa pada hari Jumat atau hari setelahnya. Nabi SAW juga menganjurkan puasa pada bulan Sya’ban dan Muharram, yang bisa jatuh pada hari Sabtu, serta puasa enam hari di bulan Syawal yang juga mungkin bertemu dengan hari Sabtu.

Baca Juga :  Esports: Perubahan Dinamis Industri Game

Komisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Da-imah, menyatakan bahwa puasa Arofah pada hari Sabtu atau hari lainnya diperbolehkan meskipun tidak ada puasa pada hari sebelumnya atau sesudahnya, karena puasa Arofah merupakan puasa yang berdiri sendiri. Hadis yang melarang puasa pada hari Sabtu dianggap lemah dan bertentangan dengan hadis yang lebih shahih. Fatwa ini ditandatangani oleh Abdullah bin Ghodyan, Abdur Rozaq ‘Afifi, dan Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz.

Penulis : Vahira Mona Luthfita, Jurnalis Magang

Berita Terkait

Sebutkan Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3? Berikut Pembahasannya!
4 Cara Mengunduh Dapodik Versi 2026 Terbaru Tanpa Mengalami Gangguan
Dapur MBG Kembali Ngebul Usai Libur Panjang, Harga Pangan Mulai Merangkak Naik!
Mengapa Tidak Ada Kepastian Hasil Panen Akan Dibeli Pabrik? Ini Faktanya!
Kapan Pendaftaran IPDN 2026 Dibuka? Cek Jadwal dan Syarat Terbaru Di Sini!
Sebutkan Contoh Sikap yang Menunjukkan Bahwa Sila Ketuhanan yang Maha Esa Menuntun Para Pelajar Menghormati Perbedaan Pendapat dan Mengutamakan Musyawarah?
Mengapa Pom Bensin Sering Kosong? Ini 5 Penyebab BBM Langka yang Jarang Disadari!
Menuju 17 Agustus 2026: HUT RI Tahun 2026 yang Ke Berapa? Yuk, Cek Faktanya!

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 15:48 WIB

Sebutkan Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3? Berikut Pembahasannya!

Wednesday, 15 July 2026 - 15:25 WIB

4 Cara Mengunduh Dapodik Versi 2026 Terbaru Tanpa Mengalami Gangguan

Wednesday, 15 July 2026 - 15:17 WIB

Dapur MBG Kembali Ngebul Usai Libur Panjang, Harga Pangan Mulai Merangkak Naik!

Wednesday, 15 July 2026 - 10:51 WIB

Mengapa Tidak Ada Kepastian Hasil Panen Akan Dibeli Pabrik? Ini Faktanya!

Tuesday, 14 July 2026 - 16:02 WIB

Sebutkan Contoh Sikap yang Menunjukkan Bahwa Sila Ketuhanan yang Maha Esa Menuntun Para Pelajar Menghormati Perbedaan Pendapat dan Mengutamakan Musyawarah?

Berita Terbaru