Cara Budidaya Tembakau dengan Benar, Dijamin Untung Gede!

- Redaksi

Monday, 2 September 2024 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budidaya tembakau (Dok

Budidaya tembakau (Dok

SwaraWarta.co.id – Tembakau adalah tanaman yang dikenal sebagai bahan baku utama industri rokok dan memiliki nilai serta prospek usaha yang menjanjikan. Kenapa demikian? Karena tanaman ini memiliki banyak manfaat.

Sistem budidaya tembakau mirip dengan budidaya tanaman perkebunan lainnya, sehingga proses penanamannya cukup mudah.

Baca Juga: Rahasia Sukses Indra, Pemuda Ponorogo Raup Omzet Rp 100 Juta dari Budidaya Melon Hidroponik

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendapatkan hasil panen tembakau yang berkualitas, penting untuk melakukan budidaya dengan cara yang tepat.

Tips Budidaya Tanaman Tembakau

Untuk menghasilkan tembakau berkualitas, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pembibitan

Pilih bibit varietas unggul untuk memastikan kualitas tembakau yang tinggi. Beberapa varietas yang direkomendasikan adalah Prancak, Cangkring, Berbedih, dan Bukabu.

Baca Juga :  Tips Download Shutterstock Gratis yang Praktis dan Cepat

Pilih bibit dari petani langsung, dan pastikan bibit berusia 40-45 hari. Hindari bibit yang kurus karena tidak akan tumbuh baik.

Lakukan pembibitan di area terbuka dengan sinar matahari cukup, dan dekat dengan sumber udara.

2. Pengolahan Lahan

Gemburkan tanah dengan mencangkul atau menggunakan traktor sedalam 25 cm. Buat lubang tanam sedalam 10 cm dengan jarak yang cukup agar tanaman tidak saling mengganggu.

Masukkan pupuk secukupnya (sekitar 1 kepal tangan orang dewasa) ke dalam lubang-lubang tersebut.

3. Penanaman

Tanam tembakau di akhir musim hujan dan panen saat musim kemarau. Tembakau membutuhkan pengairan yang tidak terlalu banyak. Proses penanaman sebaiknya dilakukan antara pukul 17.00-19.30.

Semai bibit ke dalam pot dengan tanah gembur.

Setelah bibit berumur 40-45 hari, pindahkan ke lahan besar. Lakukan pemangkasan pada bibir bibit agar pertumbuhannya optimal.

Baca Juga :  Gadis 15 Tahun Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Ini Faktanya!

Sebelum mencabut bibit, siram hingga basah. Tarik bibit dengan memegang dua helai daun besar dan lakukan pemindahan di pagi hari.

4. Pemupukan

Perhatikan jenis dan dosis pupuk yang tepat. Gunakan pupuk organik sesuai kebutuhan tanaman agar daun tembakau berkualitas baik.

5. Pemangkasan dan Penyirungan

Lakukan pemangkasan saat bunga mulai tumbuh, dengan memotong 1-3 daun di bawah bunga. Ini membantu pertumbuhan daun atas agar lebih besar. Buang tunas ketiak daun (sirung) agar tanaman tidak menyerap zat-zat yang diperlukan.

6. Pengendalian Hama dan Penyakit

Lakukan pengendalian hama dengan menyemprotkan insektisida dan rutin memeriksa tanaman.

Hama yang sering menyerang tembakau antara lain ulat daun, ulat tanah, dan kutu daun. Abaikan tahap ini dapat menyebabkan kerusakan pada daun dan gagal panen.

Baca Juga :  Asal-Usul Pantun "Ubur-Ubur Ikan Lele" yang Bikin Heboh di Media Sosial

7. Pemanenan

Pemanenan tergantung pada permintaan pasar dan posisi daun di batang. Panen daun tembakau yang hampir matang, yang ditandai dengan warna hijau kekuningan. Daun yang menghasilkan krosok beraroma tajam memiliki nilai jual tinggi.

Jika pasar membutuhkan krosok halus, panen dilakukan saat daun sudah matang, 5-10 hari lebih lama dari biasanya. Hindari memetik daun yang terlalu muda untuk mendapatkan krosok berkualitas baik.

Baca Juga: Eko, Pria Lumajang yang Berhasil Budidaya Anggrek hingga Untung 15 Juta

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat menghasilkan tanaman tembakau berkualitas tinggi. Pastikan juga menggunakan pupuk yang berkualitas!

Berita Terkait

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Friday, 5 June 2026 - 09:35 WIB

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Berita Terbaru

Shin Tae-yong (Dok. Ist)

Olahraga

Shin Tae-yong Merapat ke Persija Jakarta?

Sunday, 7 Jun 2026 - 12:55 WIB