Keutamaan dan Adab Membaca Doa Penutup Majlis: Panduan Lengkap

- Redaksi

Monday, 16 September 2024 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi majelis (Dok. Ist)

Ilustrasi majelis (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Membaca doa penutup majelis merupakan salah satu amalan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Doa ini memiliki keutamaan bagi yang membacanya, karena di dalamnya terkandung permohonan ampunan dan keselamatan, baik di dunia maupun akhirat.

Keutamaan Doa Kafaratul Majelis

Menurut sebuah riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang duduk di suatu tempat tanpa berzikir kepada Allah, maka hal tersebut akan menjadi penyesalan baginya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu juga jika seseorang berjalan atau berbaring tanpa berzikir, hal itu juga akan menimbulkan penyesalan.

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, disebutkan bahwa jika suatu kaum meninggalkan majelis tanpa berzikir, maka keadaan mereka diibaratkan seperti bangkai keledai yang akan mereka sesali.

Dari riwayat tersebut, kita diingatkan untuk selalu berzikir dan membaca doa saat berada di majelis, baik ketika datang maupun saat hendak meninggalkannya.

Baca Juga :  Belitung Tetapkan Zakat Fitrah 2025: Rp40 Ribu atau 2,5 Kg Beras per Jiwa

Bacaan Doa Penutup Majelis

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda,

Barangsiapa duduk dalam majelis dan banyak berkata sia-sia, lalu sebelum bangkit membaca doa berikut, maka dosa-dosanya akan diampuni.”

Berikut adalah doa penutup majelis yang bisa dibaca:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhaanakallaahumma wa bihamdika asyhadu alaailaha illa ‘anta astagfiruka wa ‘atubu ilaik.

Artinya:

Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu.”

Selain doa tersebut, Rasulullah juga sering membacakan doa untuk keselamatan para sahabatnya sebelum meninggalkan majelis, seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar.

Doa Keselamatan Penutup Majelis

Berikut doa yang sering dibaca oleh Rasulullah sebelum meninggalkan majelis:

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ الْيَقِيْنِ مَاتَهَوَنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا. طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَا اللَّهُمَّ مَتَعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ تَأَرَنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

Baca Juga :  Selalu Menjadi Incaran Anak Muda, Inilah Kelebihan Mengambil Jurusan IPA saat SMA

Artinya:

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami rasa takut kepada-Mu, yang bisa menghalangi kami dari berbuat maksiat kepada-Mu. Anugerahkanlah ketaatan yang akan menyampaikan kami ke surga-Mu, dan keyakinan yang dapat meringankan segala musibah dunia ini.

Ya Allah, berikanlah kenikmatan pada pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama kami hidup, dan jadikanlah itu semua sebagai warisan bagi kami. Balaskanlah kepada orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami dari musuh-musuh kami. Janganlah Engkau jadikan musibah kami pada urusan agama kami, jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama kami, dan jangan jadikan orang yang tidak menyayangi kami berkuasa atas kami.”

 Adab dalam Majelis

Selain membaca doa, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan saat berada di majelis, terutama majelis ilmu. Berikut beberapa adab yang dirangkum dari Ensiklopedi Adab Islam:

Baca Juga :  Putus Obat TBC Bisa Berakibat Fatal, Ini Penjelasan Dokter. 

1. Tidak menghadiri majelis yang berisi kemungkaran.

2. Duduk dengan rapat dan tidak berjauhan.

3. Menghindari duduk di pinggir jalan.

4. Duduk dengan sopan.

5. Tidak berbicara atau mendengarkan hal-hal yang tidak relevan.

6. Meninggalkan perdebatan.

7. Mengucapkan salam kepada yang hadir di majelis.

8. Tidak banyak tertawa.

9. Memperbanyak zikir dan istighfar selama di majelis.

10. Membaca doa saat masuk dan keluar majelis.

Semoga panduan ini bermanfaat untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari!. Sebab dengan mendatangi Majlis, Kita bisa mendekatkan iman kepada Allah SWT.

Berita Terkait

Apa Tantangan Utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang Dihadapi Perusahaan dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Bisnis?
Menurut Anda, Apakah Seseorang yang Mahir Menggunakan Berbagai Aplikasi Digital Otomatis Memiliki Literasi Digital yang Baik? Mari Kita Bahas!
Jelaskan Pendapat Anda Mengapa Kita Perlu Melakukan Perencanaan Program Komunikasi? Selanjutnya Jelaskan Juga Apa yang Terjadi Ketika Kita Tidak!
Apa yang Dimaksud dengan Hipotesis dalam Metode Ilmiah? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Jika Gaji Bersih Budi Rp5.000.000 Per Bulan dan Ia Menggunakan Metode 50/30/20, Berapa Idealnya Dana untuk Tabungan/Investasi Setiap Bulan?
Apakah Setiap Kontrak Adalah Perjanjian dan Apakah Semua Perjanjian dapat Dikatakan Sebagai Kontrak? Jelaskan Argumentasi Anda?
Mengapa Kita Harus Meneladani Sifat Al Alim dalam Menjalani Kehidupan? Ini Alasan Pentingnya!
Faktor-faktor Apa Saja yang Termasuk dalam Lingkungan Eksternal Organisasi? Yuk Disimak Penjelasannya Disini!

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 07:16 WIB

Apa Tantangan Utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang Dihadapi Perusahaan dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Bisnis?

Friday, 18 September 2026 - 16:28 WIB

Menurut Anda, Apakah Seseorang yang Mahir Menggunakan Berbagai Aplikasi Digital Otomatis Memiliki Literasi Digital yang Baik? Mari Kita Bahas!

Friday, 18 September 2026 - 06:13 WIB

Jelaskan Pendapat Anda Mengapa Kita Perlu Melakukan Perencanaan Program Komunikasi? Selanjutnya Jelaskan Juga Apa yang Terjadi Ketika Kita Tidak!

Thursday, 17 September 2026 - 11:15 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Hipotesis dalam Metode Ilmiah? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Tuesday, 15 September 2026 - 10:30 WIB

Jika Gaji Bersih Budi Rp5.000.000 Per Bulan dan Ia Menggunakan Metode 50/30/20, Berapa Idealnya Dana untuk Tabungan/Investasi Setiap Bulan?

Berita Terbaru