Keutamaan Doa di Sepertiga Malam: Waktu Mustajab untuk Memohon kepada Allah

- Redaksi

Friday, 13 September 2024 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.idSepertiga malam merupakan salah satu waktu paling istimewa dalam Islam. Waktu ini diyakini sebagai saat di mana Allah SWT lebih dekat dengan hamba-Nya, sehingga doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan.

Banyak ulama dan hadits yang menyebutkan bahwa sepertiga malam terakhir adalah waktu mustajab untuk berdoa.

Artikel ini akan mengulas keutamaan berdoa di sepertiga malam serta mengapa momen ini sangat dianjurkan untuk memohon ampunan, rahmat, dan segala kebaikan dari Allah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Waktu Istimewa di Hadapan Allah

Sepertiga malam terakhir, yang biasanya dimulai sekitar pukul 2 dini hari hingga sebelum waktu subuh, merupakan waktu yang sangat mulia.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa pada waktu ini, Allah SWT turun ke langit dunia dan mendengarkan permohonan hamba-hamba-Nya yang berdoa.

Baca Juga :  Bagaimana Anda dapat Menggunakan Capcut untuk Meningkatkan Interaksi antara Pembelajar dengan Bahan Ajar Video?

Beliau berkata, “Tuhan kita turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam yang terakhir. Dia berkata, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya'” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menegaskan betapa besarnya kesempatan untuk meraih rahmat dan ampunan Allah pada waktu tersebut. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak umat Muslim yang memanfaatkan momen ini untuk bermunajat dan berdoa.

  1. Kesempatan untuk Memohon Ampunan dan Hidayah

Selain menjadi waktu yang mustajab untuk doa, sepertiga malam juga menjadi momen terbaik untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Baca Juga :  Analisislah Kedudukan Peraturan Desa dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia

Ketika suasana hening dan khusyuk, hati lebih mudah terhubung dengan Allah, dan kita dapat lebih introspektif dalam mengakui kesalahan.

Doa pada waktu ini dipercaya lebih tulus, sehingga Allah SWT lebih berkenan untuk memberikan ampunan. Memohon petunjuk atau hidayah juga sangat dianjurkan pada saat ini, agar kehidupan di dunia dan akhirat lebih terarah.

  1. Mendekatkan Diri kepada Allah

Berdoa di sepertiga malam juga merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Di saat kebanyakan orang terlelap, seseorang yang bangun untuk berdoa menunjukkan ketulusan dan keseriusannya dalam mencari ridha Allah.

Hal ini juga merupakan bukti cinta dan penghambaan kepada Sang Pencipta, yang akan berdampak positif dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

  1. Mengatasi Masalah dan Memohon Keberkahan

Tak sedikit yang menyadari bahwa doa di sepertiga malam juga sering kali menjadi jawaban bagi masalah hidup yang dihadapi.

Baca Juga :  Doa Susah Tidur, Terapkan Biar Jam Istirahat Makin Teratur

Baik itu masalah pekerjaan, hubungan keluarga, kesehatan, maupun masalah hati. Dengan menyerahkan segala persoalan kepada Allah dan memohon bantuan-Nya pada waktu yang mustajab ini, banyak yang merasakan jalan keluar yang lebih jelas dan keberkahan yang tak terduga.

Doa di sepertiga malam adalah anugerah yang besar bagi umat Muslim. Waktu ini merupakan saat di mana Allah lebih mendengar dan memberi kesempatan bagi hamba-Nya untuk mendapatkan rahmat, ampunan, dan keberkahan.

Jangan sia-siakan waktu ini untuk berdoa, memohon petunjuk, dan mendekatkan diri kepada Allah. Manfaatkanlah sepertiga malam sebagai momen istimewa untuk meraih ridha-Nya.

 

Berita Terkait

BAGAIMANA CARA MENUMBUHKAN PERILAKU DISIPLIN DAN SALING MENGHARGAI DALAM MENJALANKAN IBADAH PADA DIRI SESEORANG?
Bagaimana Cara Memberikan Dorongan Kepada Teman Kita untuk Beramal Baik dan Menjauhi Amal yang Buruk?
Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan, Apa yang Dimaksud dengan Penyusutan Arsip?
APA YANG MENJADI PEMBEDA ANTARA DIGITAL CITIZEN DAN CITIZEN JOURNALISM? BAGAIMANA KARAKTERISTIK MEREKA? BERIKUT PEMBAHASANNYA!
Jelaskan Arti Penting Diutusnya Nabi Muhammad SAW dalam Menyampaikan dan Menegakkan Hukum Allah SWT, Bagaimana Peran Beliau Sebagai Rasul Memengaruhi Kehidupan Umat Islam
Bagaimana Pemahaman Anda Terhadap Tanggung Jawab Sebagai Warga Digital dalam Memanfaatkan dan Berpartisipasi dalam Lingkungan Digital?
MENGAPA MENUNTUT ILMU PENTING DALAM KEHIDUPAN MANUSIA BAIK DI DUNIA MAUPUN DI AKHIRAT?
Jelaskan Kewajiban Menuntu dan Mengamalkan Ilmu dalam Islam, Mengapa Ilmu Tanpa Pengalaman dapat Menimbulkan Masalah Moral dan Sosial?

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 14:27 WIB

BAGAIMANA CARA MENUMBUHKAN PERILAKU DISIPLIN DAN SALING MENGHARGAI DALAM MENJALANKAN IBADAH PADA DIRI SESEORANG?

Tuesday, 2 June 2026 - 14:21 WIB

Bagaimana Cara Memberikan Dorongan Kepada Teman Kita untuk Beramal Baik dan Menjauhi Amal yang Buruk?

Tuesday, 2 June 2026 - 14:11 WIB

Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan, Apa yang Dimaksud dengan Penyusutan Arsip?

Monday, 1 June 2026 - 12:07 WIB

APA YANG MENJADI PEMBEDA ANTARA DIGITAL CITIZEN DAN CITIZEN JOURNALISM? BAGAIMANA KARAKTERISTIK MEREKA? BERIKUT PEMBAHASANNYA!

Monday, 1 June 2026 - 09:46 WIB

Bagaimana Pemahaman Anda Terhadap Tanggung Jawab Sebagai Warga Digital dalam Memanfaatkan dan Berpartisipasi dalam Lingkungan Digital?

Berita Terbaru