SwaraWarta.co.id – Dari Pilkada, pasangan Eri Cahyadi dan Armuji kembali mencatat sejarah dengan meraih kemenangan besar dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2024.
Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga survei Charta Politika dan BSPN PDIP Surabaya, pasangan petahana ini unggul dengan persentase lebih dari 80 persen.
Dalam kontestasi kali ini, Eri-Armuji bersaing melawan kotak kosong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Tim Pemenangan Eri-Armuji, Aprizaldi, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Surabaya yang kembali memberikan kepercayaan kepada pasangan tersebut untuk melanjutkan kepemimpinan di Kota Pahlawan.
Aprizaldi menilai kemenangan ini menunjukkan bahwa program kerja yang diusung selama periode pertama memimpin telah dirasakan manfaatnya oleh warga.
Menurut Aprizaldi, berbagai program prorakyat yang telah direalisasikan oleh Eri-Armuji menjadi salah satu alasan utama di balik kepercayaan masyarakat.
Dalam sektor pendidikan, program sekolah gratis untuk jenjang SD hingga SMP telah berjalan dengan baik.
Selain itu, seragam gratis juga diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu, sementara program beasiswa seperti Pemuda Tangguh disediakan untuk siswa SMA, SMK, dan mahasiswa.
Tidak hanya di bidang pendidikan, perhatian pasangan Eri-Armuji terhadap layanan kesehatan juga diapresiasi warga.
Salah satu buktinya adalah pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur yang akan segera dioperasikan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.
Program Universal Health Coverage (UHC) juga menjadi kebijakan unggulan yang memudahkan warga Surabaya mendapatkan layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP.
Di bidang infrastruktur, Eri-Armuji fokus pada upaya penanggulangan banjir yang kerap menjadi masalah di Surabaya.
Berbagai proyek pembangunan saluran air terintegrasi telah dikerjakan selama periode pertama kepemimpinan mereka.
Ke depan, pembangunan infrastruktur ini akan semakin diintensifkan agar Surabaya dapat terbebas dari genangan air.
Aprizaldi menjelaskan bahwa sejumlah program prorakyat yang telah dirancang sebelumnya akan dituntaskan pada periode kedua kepemimpinan Eri-Armuji.
Menurutnya, kolaborasi semua elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Surabaya menjadi kunci utama untuk memastikan keberlanjutan program-program tersebut.
Keberhasilan pasangan Eri-Armuji, yang akrab disebut ErJi, dalam memenangkan hati masyarakat Surabaya dianggap sebagai refleksi keberhasilan mereka dalam menjalankan roda pemerintahan yang fokus pada kesejahteraan rakyat.
Dengan komitmen melanjutkan pembangunan di berbagai sektor, pasangan ini optimistis mampu menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi Surabaya.
Aprizaldi juga menambahkan bahwa keberlanjutan program kerja prorakyat ini akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Surabaya di masa mendatang.
Dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur, setiap program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dengan mandat baru yang telah diberikan oleh warga, pasangan Eri-Armuji bertekad untuk melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Melalui kepemimpinan yang solid, pasangan ErJi berharap dapat mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Surabaya menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan nyaman untuk dihuni.
Keberlanjutan program-program unggulan menjadi prioritas utama yang akan terus diperjuangkan selama periode kedua pemerintahan mereka.***
SwaraWarta.co.id - Apakah setiap kontrak adalah perjanjian, dan apakah semua perjanjian dapat dikatakan sebagai kontrak?…
SwaraWarta.co.id – Kapan musim kemarau 2026 berakhir? Musim kemarau 2026 menjadi salah satu yang paling dinantikan…
SwaraWarta.co.id - Bagi kamu pencinta game simulasi kehidupan, cara download The Sims 4 pasti jadi…
SwaraWarta.co.id - Mengapa kita harus meneladani sifat al alim dalam menjalani kehidupan? Pertanyaan ini sering…
SwaraWarta.co.id - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian publik setelah serangkaian erupsi…
SwaraWarta.co.id - Faktor-faktor apa saja yang termasuk dalam lingkungan eksternal organisasi sering kali menjadi penentu…