Longsor di Banaran Ponorogo: Jalan Terputus, Warga Mengungsi

- Redaksi

Tuesday, 3 December 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi longsor
(Dok. Ist)

Ilustrasi longsor (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Bencana longsor kembali terjadi di Ponorogo, tepatnya di Dusun Gondangsari, Desa Banaran, Kecamatan Pulung.

Material longsor memutus jalan yang menghubungkan Desa Banaran dengan Wagir Kidul, serta menghambat akses menuju permukiman warga.

Menurut Endrik, salah satu warga, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (30/11/2024). Akibatnya, aktivitas warga terganggu, dan beberapa keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seperti air ombak itu, ber gelombang-gelombang dari atas ke bawah sampai ke jurang itu. Lumayan kencang kemarin itu, suaranya juga gemuruh. Warga ya mengungsi ke rumah tetangga sebelah yang lebih aman,” katanya, Senin (2/12/2024).

Baca Juga :  Revisi UU Hak Cipta: Kemenkumham Akan Atur Kecerdasan Buatan dan Royalti

Suwito, Kepala Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, menyebutkan bahwa retakan di lokasi longsor sudah terdeteksi sejak 2021.

Kini, retakan tersebut memicu longsor yang mengancam 11 rumah warga. Enam rumah berada di atas area longsor, sedangkan lima lainnya terletak di bawah tebing.

“Untuk longsor lebarnya sekitar 25-30 meter, untuk ketinggian sekitar 30 meter, dan panjang longsoran sekitar 100 meter. Yang terdampak atau terancam di atas longsoran ada enam rumah, yang di bawah ada lima rumah,” jelasnya.

Saat ini, upaya pembersihan material longsor tengah dilakukan secara bertahap. BPBD bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat memprioritaskan pembukaan akses jalan yang tertutup agar distribusi logistik ke daerah terdampak bisa segera pulih.

Berita Terkait

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Friday, 5 June 2026 - 09:35 WIB

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru