Ketua Umum Golkar (Dok. Ist)
Swarawarta.co.id – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengaku merasa bingung ketika menerima undangan dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk menghadiri puncak perayaan HUT Golkar ke-60.
Kebingungan tersebut disampaikan Megawati saat berbicara dalam peluncuran buku Todung Mulya Lubis serta diskusi bertema “Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis” di Hotel Four Seasons, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/12).
Alih-alih menghadiri acara tersebut secara langsung, Megawati memilih mengutus Utut Adianto, Ketua Fraksi PDIP di DPR sekaligus Wakil Sekjen PDIP, sebagai perwakilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Megawati mengungkapkan bahwa dirinya merasa PDIP sering diperlakukan seolah-olah dimusuhi oleh partai-partai lain.
Hal inilah yang membuatnya heran ketika mendapat undangan resmi dari Partai Golkar.
Meski begitu, Partai Golkar menepis dugaan permusuhan tersebut dan menegaskan bahwa undangan itu dilandasi rasa hormat dan kasih sayang.
“Nggak,” kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12).
SwaraWarta.co.id - Bagaimana kondisi inflasi dan nilai tukar Rupiah sepanjang tahun 2025, serta faktor apa…
Memilih sepatu olahraga ternyata tidak cukup hanya melihat apakah modelnya terlihat keren atau sedang populer.…
Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, weton kelahiran kerap dikaitkan dengan karakter, rezeki hingga perjalanan…
Kontingen Indonesia kembali mencatat perkembangan positif dalam klasemen sementara Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga pembaruan…
Kontingen Indonesia berhasil memperbaiki posisi di klasemen sementara perolehan medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga…
SwaraWarta.co.id - Sebuah unggahan di media sosial menjadi perhatian publik karena menyoroti seorang pria berusia…