Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Naik ke Posisi 13
Kontingen Indonesia berhasil memperbaiki posisi di klasemen sementara perolehan medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Rabu, 30 September 2026, Merah Putih naik ke peringkat ke-13 setelah mendapatkan tambahan medali emas dari cabang olahraga panjat tebing.
Tambahan tersebut membuat Indonesia kini mengoleksi 31 medali, terdiri dari 4 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Perubahan posisi Indonesia terjadi setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi memenangkan nomor speed putri panjat tebing pada hari ke-12 Asian Games 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Medali emas keempat Indonesia dipersembahkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Atlet panjat tebing asal Bali tersebut tampil pada nomor women’s speed di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Nagoya, Jepang, Rabu (30/9).
Desak Made mencatatkan waktu 6,062 detik pada babak final. Ia unggul sangat tipis atas atlet China, Li Juan Deng, yang mencatatkan waktu 6,064 detik.
Medali perunggu diraih atlet Korea Selatan, Jeong Jimin, dengan catatan waktu 6,18 detik.
Hasil tersebut sekaligus membuat Desak Made kembali meraih emas Asian Games pada nomor speed putri.
Dengan tambahan emas dari panjat tebing, perolehan medali Indonesia menjadi:
Sebelumnya, Indonesia mengoleksi 30 medali dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Tambahan satu emas dari Desak Made membuat posisi Indonesia naik dari peringkat ke-15 menjadi peringkat ke-13.
Berikut klasemen sementara berdasarkan pembaruan hingga 30 September 2026 pukul 23.59 WIB:
| Peringkat | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | China | 151 | 67 | 59 | 277 |
| 2 | Jepang | 50 | 77 | 73 | 200 |
| 3 | Korea Selatan | 24 | 30 | 49 | 103 |
| 4 | Uzbekistan | 16 | 19 | 19 | 54 |
| 5 | Thailand | 12 | 10 | 12 | 34 |
| 6 | Iran | 11 | 16 | 12 | 39 |
| 7 | Bahrain | 11 | 5 | 5 | 21 |
| 8 | India | 10 | 21 | 29 | 60 |
| 9 | Kazakhstan | 9 | 16 | 31 | 56 |
| 10 | Korea Utara | 7 | 6 | 7 | 20 |
| 11 | Malaysia | 6 | 5 | 12 | 23 |
| 12 | Hong Kong | 5 | 12 | 18 | 35 |
| 13 | Indonesia | 4 | 7 | 20 | 31 |
| 14 | Kuwait | 4 | 1 | 4 | 9 |
| 15 | Chinese Taipei | 3 | 10 | 26 | 39 |
| 16 | Qatar | 3 | 6 | 4 | 13 |
| 17 | Filipina | 3 | 3 | 12 | 18 |
| 18 | Singapura | 2 | 6 | 3 | 11 |
| 19 | Tajikistan | 2 | 3 | 5 | 10 |
| 20 | Vietnam | 2 | 1 | 18 | 21 |
Data tersebut merupakan klasemen sementara dan masih dapat berubah karena pertandingan Asian Games 2026 masih berlangsung.
China masih berada di posisi teratas dengan 151 emas, 67 perak, dan 59 perunggu. Total koleksi Negeri Tirai Bambu mencapai 277 medali.
Tuan rumah Jepang menempati posisi kedua dengan 50 emas, 77 perak, dan 73 perunggu. Sementara itu, Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 24 emas, 30 perak, dan 49 perunggu.
Persaingan di papan atas masih berlangsung karena sejumlah cabang olahraga belum menyelesaikan seluruh pertandingan.
Sebelum mendapatkan emas dari Desak Made, Indonesia berada di peringkat ke-15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Kemenangan Desak Made mengubah posisi Merah Putih menjadi peringkat ke-13.
Indonesia kini berada di bawah Hong Kong yang mengoleksi lima emas, 12 perak, dan 18 perunggu. Di bawah Indonesia terdapat Kuwait dengan empat emas, satu perak, dan empat perunggu.
Dengan demikian, tambahan satu emas memberikan perubahan cukup signifikan terhadap posisi Indonesia di papan klasemen.
Perjuangan kontingen Indonesia belum selesai.
Pada Kamis, 1 Oktober, masih terdapat sejumlah nomor yang diikuti atlet Indonesia. Salah satunya adalah voli pantai, ketika pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi dijadwalkan menghadapi pasangan Jepang pada babak semifinal.
Tim nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia juga berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Mongolia 2-0. Hasil tersebut setidaknya memastikan Indonesia memperoleh medali perak dan masih membuka kesempatan untuk mendapatkan emas.
Artinya, jumlah 31 medali yang tercatat hingga akhir 30 September masih berpotensi bertambah pada pertandingan berikutnya.
Perjalanan Desak Made menuju podium tertinggi berlangsung melalui beberapa babak.
Pada kualifikasi nomor speed putri yang berlangsung Selasa (29/9), ia mencatat waktu terbaik 6,29 detik dari empat kali pemanjatan.
Di perempat final, Desak Made menjadi yang tercepat dengan waktu 6,39 detik. Ia kemudian kembali menjadi yang tercepat pada semifinal dengan catatan 6,36 detik.
Pada final, persaingan berlangsung sangat ketat. Selisih waktu Desak Made dengan atlet China hanya 0,002 detik.
Desak Made akhirnya mencatat 6,062 detik dan mengamankan medali emas keempat Indonesia.
Tambahan emas Desak Made juga membuat Indonesia mencapai empat medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Dengan demikian, jumlah emas Indonesia telah mencapai angka empat setelah sebelumnya mendapatkan emas dari beberapa cabang olahraga, termasuk bulu tangkis dan angkat besi.
Koleksi tersebut membuat Indonesia berada di posisi ke-13 dalam klasemen sementara per 30 September.
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand masih berada jauh di atas negara-negara ASEAN lainnya dengan 12 emas, 10 perak, dan 12 perunggu.
Malaysia berada di posisi ke-11 dengan enam emas, lima perak, dan 12 perunggu.
Indonesia berada di posisi ke-13 dengan empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Sementara itu, Filipina menempati posisi ke-17, Singapura di posisi ke-18, dan Vietnam di posisi ke-20 berdasarkan klasemen sementara tersebut.
Perolehan medali Asian Games 2026 masih bersifat sementara.
Sejumlah cabang olahraga masih menjalani pertandingan sehingga jumlah emas, perak, dan perunggu masing-masing negara dapat berubah.
Bagi Indonesia, perhatian berikutnya tertuju pada sejumlah cabang olahraga yang masih memiliki peluang menyumbangkan medali.
Khusus MLBB, Indonesia sudah memastikan tempat di final setelah kemenangan atas Mongolia. Hasil tersebut menjamin setidaknya satu medali perak dan memberikan kesempatan untuk menambah emas kelima.
Indonesia naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas nomor speed putri panjat tebing.
Hingga 30 September 2026 pukul 23.59 WIB, Indonesia mengoleksi 31 medali, terdiri dari 4 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
China masih memimpin klasemen dengan 151 emas, disusul Jepang dan Korea Selatan.
Perjuangan Indonesia masih berlanjut. Sejumlah cabang olahraga masih memiliki peluang menambah medali sehingga posisi Merah Putih di klasemen dapat kembali berubah pada pembaruan berikutnya.
SwaraWarta.co.id - Bagaimana kondisi inflasi dan nilai tukar Rupiah sepanjang tahun 2025, serta faktor apa…
Memilih sepatu olahraga ternyata tidak cukup hanya melihat apakah modelnya terlihat keren atau sedang populer.…
Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, weton kelahiran kerap dikaitkan dengan karakter, rezeki hingga perjalanan…
Kontingen Indonesia kembali mencatat perkembangan positif dalam klasemen sementara Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga pembaruan…
SwaraWarta.co.id - Sebuah unggahan di media sosial menjadi perhatian publik karena menyoroti seorang pria berusia…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara akses link live streaming Indonesia vs Bangladesh? Pertandingan krusial antara Timnas…