Menurut Anda Apakah Masih Masyarakat Di Indonesia Yang Belum Dapat Dikatakan Sebagai Masyarakat Modern?

- Redaksi

Thursday, 5 December 2024 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks kultum Ramadhan 2026 singkat penuh makna tentang keutamaan sedekah di bulan Ramadhan 1447 H, untuk pembelajaran dan inspirasi.

Teks kultum Ramadhan 2026 singkat penuh makna tentang keutamaan sedekah di bulan Ramadhan 1447 H, untuk pembelajaran dan inspirasi.

SwaraWarta.co.idModernisasi adalah proses perubahan menuju kehidupan yang lebih maju. Proses ini melibatkan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pola pikir dan perilaku manusia. Meski demikian, tidak semua masyarakat di Indonesia dapat dikategorikan sebagai masyarakat modern. Artikel ini akan membahas alasan mengapa masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya mengalami modernisasi, berdasarkan unsur-unsur modernisasi.

Soal Lengkap:

Modernisasi mengandung unsur:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1) perubahan yang bergerak maju secara linier;

2) adanya pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan;

3) didukung dengan adanya perkembangan teknologi di berbagai kehidupan manusia; dan

4) mempengaruhi pola pikir dan perilaku manusia yang berusaha mengejar kehidupan yang lebih maju dan modern.

Mengacu pada unsur-unsur modernisasi tersebut, menurut Anda apakah masih masyarakat di Indonesia yang belum dapat dikatakan sebagai masyarakat modern? Jangan lupa cantumkan sumber referensinya!

Jawaban:

Apa Itu Modernisasi?

Modernisasi mengacu pada perubahan yang mengarah pada kehidupan yang lebih maju, dengan beberapa ciri utama:

  1. Perubahan Linier: Proses perubahan yang terus bergerak maju tanpa mundur.
  2. Pengaruh Ilmu Pengetahuan: Perkembangan ilmu menjadi motor penggerak kemajuan masyarakat.
  3. Kemajuan Teknologi: Teknologi berperan penting dalam mempermudah berbagai aspek kehidupan manusia.
  4. Perubahan Pola Pikir: Pola pikir masyarakat berubah ke arah yang lebih rasional dan terbuka terhadap inovasi.
Baca Juga :  PADA Pertengahan Tahun 2024 Salah Satu Startup Terbesar Di Indonesia Yaitu PT GOTO Melakukan Proses IPO dan Menunjuk PT Indo Premier Sekuritas

Namun, modernisasi tidak selalu berjalan merata di semua wilayah dan lapisan masyarakat.

Masyarakat Indonesia yang Belum Modern

1. Masyarakat Tradisional di Daerah Terpencil

Beberapa masyarakat di daerah pedalaman atau terpencil, seperti di Papua atau pedalaman Kalimantan, masih hidup dengan cara tradisional. Mereka belum sepenuhnya tersentuh oleh kemajuan teknologi atau perubahan pola pikir modern.

Contoh:

  • Kehidupan suku adat yang masih bergantung pada alam dan menjalankan tradisi leluhur.
  • Minimnya akses pendidikan dan teknologi, sehingga ilmu pengetahuan tidak berkembang dengan baik.

2. Keterbatasan Akses Teknologi

Teknologi adalah salah satu pilar modernisasi. Namun, masih ada masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap listrik, internet, atau perangkat digital. Faktor ini membatasi kemampuan mereka untuk berkembang sesuai dengan tuntutan zaman.

Baca Juga :  Mengapa Batik Vorstenlanden Disebut dengan Batik Keraton? Berikut Ini Penjelasannya!

Fakta:

  • Menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika, beberapa daerah di Indonesia masih masuk kategori blank spot (tidak terjangkau internet).

3. Pola Pikir yang Masih Konservatif

Modernisasi juga menyangkut perubahan pola pikir. Namun, sebagian masyarakat masih memegang teguh cara berpikir yang konservatif, menolak perubahan, atau skeptis terhadap ilmu pengetahuan baru.

Contoh:

  • Penolakan terhadap program kesehatan modern, seperti vaksinasi.
  • Masih percaya pada praktik-praktik tradisional yang tidak berbasis ilmu pengetahuan.

4. Ketimpangan Pendidikan

Pendidikan adalah kunci utama modernisasi. Namun, akses pendidikan yang tidak merata menyebabkan sebagian masyarakat tetap tertinggal.

Statistik:

  • Data BPS menunjukkan bahwa angka buta huruf masih tinggi di beberapa wilayah terpencil.

Mengapa Modernisasi Belum Merata?

Beberapa alasan mengapa modernisasi belum merata di Indonesia:

  1. Faktor Geografis: Indonesia adalah negara kepulauan dengan medan yang sulit dijangkau di beberapa daerah.
  2. Ketimpangan Ekonomi: Kesenjangan antara kota besar dan pedesaan membuat akses terhadap teknologi dan pendidikan berbeda.
  3. Faktor Budaya: Beberapa masyarakat memilih untuk mempertahankan tradisi sebagai bentuk identitas budaya.
  4. Minimnya Infrastruktur: Kurangnya infrastruktur dasar seperti listrik, jalan, dan internet menghambat modernisasi.
Baca Juga :  BAGAIMANA KEBIJAKAN MONETER BANK SENTRAL Memengaruhi Pasar Keuangan, Termasuk Nilai Tukar Mata Uang, Harga Saham, Dan Harga Obligasi?

Apakah Modernisasi Harus Dipaksakan?

Modernisasi bukan berarti meninggalkan tradisi atau budaya. Sebaliknya, modernisasi yang ideal adalah yang mampu mengakomodasi nilai-nilai lokal, sambil tetap terbuka terhadap perubahan yang membawa kemajuan.

Contoh:

  • Pemberdayaan masyarakat adat dengan teknologi yang ramah lingkungan.
  • Integrasi pendidikan modern dengan nilai-nilai lokal.

Kesimpulan

Masih ada masyarakat di Indonesia yang belum dapat dikatakan sebagai masyarakat modern. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses teknologi, pendidikan, dan pola pikir yang konservatif. Meski demikian, modernisasi tidak harus menjadi proses yang memaksa. Dengan pendekatan yang inklusif dan menghargai budaya lokal, modernisasi dapat diterapkan secara merata di seluruh Indonesia.

 

 

 

Berita Terkait

Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H
Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah
KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru
Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!
JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 17:20 WIB

Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H

Sunday, 22 February 2026 - 17:12 WIB

Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah

Sunday, 22 February 2026 - 17:09 WIB

KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru

Saturday, 21 February 2026 - 14:51 WIB

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

Saturday, 21 February 2026 - 14:37 WIB

Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!

Berita Terbaru