Muhammad Syafi’i: Profil dan Perjalanan Karir Politik Calon Wakil Menteri Kabinet Prabowo Subianto

- Redaksi

Saturday, 19 October 2024 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Muhammad Syafi i, politisi dari Partai Gerindra, baru-baru ini menjadi sorotan setelah namanya muncul sebagai salah satu kandidat wakil menteri dalam kabinet yang akan dibentuk oleh Prabowo Subianto, Presiden terpilih hasil Pemilu 2024.

Latar belakangnya sebagai akademisi, pengalamannya di dunia politik, serta kontribusinya di lembaga legislatif membuat Syafi’i dinilai sebagai sosok yang layak menduduki posisi strategis dalam pemerintahan mendatang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut profil lengkap Muhammad Syafi’i, politisi yang digadang-gadang akan mengisi posisi penting dalam kabinet Prabowo Subianto.

Muhammad Syafi’i, yang dikenal dengan panggilan Romo, lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 21 Oktober 1959.

Ia merupakan putra ketiga dari pasangan H. Raden Sanusi dan Hj. Latifah Hanum.

Syafi’i mengawali pendidikan dasarnya di SD Negeri 88 Medan (1967-1973), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 12 Medan. Ia menyelesaikan pendidikan menengah atasnya di SMA Joshua pada tahun 1979.

Baca Juga :  Semarak Natal di Thailand: Perayaan Unik dengan Sentuhan Budaya Lokal

Setelah lulus SMA, Syafi’i melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Hukum di Universitas Sumatera Utara (USU), di mana ia berhasil meraih gelar Sarjana Hukum pada periode 1979-1988.

Pada tahun 2004, Syafi’i melanjutkan studinya ke jenjang Magister, masih di bidang Hukum, di universitas yang sama dan menyelesaikannya pada tahun 2007.

Meski fokus pendidikannya di bidang hukum, Syafi’i juga mendalami kajian agama.

Ia mengambil program Doktor dalam bidang Tafsir Qur’an di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an pada tahun 2018 dan hingga saat ini masih melanjutkan studi di bidang tersebut.

Perjalanan karir Syafi’i dimulai di dunia pendidikan. Pada tahun 1982, ia mulai mengajar di Perguruan Ade Irma sebagai guru.

Baca Juga :  WHO Sebut Gaza Akan Dirundung Banyak Masalah Kesehatan

Ia kemudian mengajar di Taman Siswa Polonia dan juga menjadi dosen Agama Islam di Universitas Sisingamangaraja XII.

Karir politik Syafi’i dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra.

Di awal karir politiknya, ia terpilih menjadi anggota DPRD Medan untuk periode 1997-1999 dan kemudian melanjutkan kiprahnya di DPRD Sumatera Utara pada periode 2004-2009.

Kesuksesan Syafi’i di tingkat daerah membawanya ke panggung politik nasional. Pada Pemilu 2014, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.

Ia ditugaskan di Komisi III DPR RI yang membawahi bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.

Selain itu, Syafi’i juga aktif sebagai anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Periode 2014-2019 dan 2019-2024 menjadi masa di mana Syafi’i aktif berperan dalam pengembangan legislasi di Indonesia.

Baca Juga :  Prabowo Dukung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Andika Perkasa Angkat Suara

Pada tahun 2016, Syafi’i mendapat kepercayaan sebagai ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU No. 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme.

Di bawah kepemimpinannya, revisi undang-undang ini berhasil diselesaikan dan disahkan pada Mei 2018, yang menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah menangani kasus-kasus terorisme di Indonesia.

Selain berkiprah di parlemen, Syafi’i juga memiliki peran penting dalam struktur partai.

Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Majelis Kehormatan Partai untuk periode 2020-2025.

Dengan latar belakang yang kuat di bidang hukum dan pengalaman panjang di legislatif, Syafi’i dianggap sebagai calon potensial yang dapat membawa dampak signifikan jika diberi kepercayaan untuk menduduki kursi wakil menteri di kabinet Prabowo Subianto.***

Berita Terkait

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 07:52 WIB

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Sunday, 18 October 2026 - 10:30 WIB

Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!

Berita Terbaru