Swarawarta.co.id – Tim gabungan kembali berhasil menemukan satu korban jiwa akibat longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.
Jenazah ditemukan terjebak di antara batu-batu di aliran sungai.
Menurut laporan dari detikJateng, meskipun wajah jenazah dalam kondisi rusak, pihak keluarga meyakini bahwa tubuh tersebut adalah Taadi (34), warga Desa Singgodadi, Kecamatan Petungkriyono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban yang tadi ini, ditemukan di aliran sungai, di bebatuan di sungai. Hingga malam ini, jumlah dari korban 21 orang korban meninggal yang berhasil ditemukan,” kata Rizky Aditya, Rabu (22/1/2025).
Hingga Rabu malam, 22 Januari 2025, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan mencapai 21 orang.
Komandan Kodim 0710 Pekalongan, Letkol Infanteri Rizky Aditya, saat diwawancarai di posko penanggulangan bencana yang berlokasi di Puskesmas Petungkriyono, membenarkan kabar mengenai penemuan korban terbaru tersebut.
“Sekitar 1 sampai 2 km ditemukan dari titik hilang saat berteduh di kafe,” ungkapnya.
SwaraWarta.co.id - Mengapa menuntut ilmu penting dalam kehidupan manusia baik di dunia maupun di akhirat?…
Cirebon merupakan salah satu destinasi favorit di Jawa Barat yang menawarkan perpaduan unik antara wisata…
Mobilitas yang nyaman dan efisien menjadi kebutuhan penting, baik untuk perjalanan pribadi, wisata keluarga, perjalanan…
SwaraWarta.co.id - Siapa sih yang nggak mau dapat cuan tambahan cuma dari rebahan sambil scroll…
SwarWarta.co.id - Jelaskan kewajiban menuntut dan mengamalkan ilmu dalam islam. mengapa ilmu tanpa pengamalan dapat…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu sedang asyik scrolling di TikTok, Reels, atau YouTube Shorts, lalu mendapati…