Kisah Haru Jemaah Haji Tunanetra Asal Tangsel: Semangat Menembus Batas di Tanah Suci

- Redaksi

Tuesday, 6 May 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamaah haji yang memiliki gangguan penglihatan (Dok. Ist)

Jamaah haji yang memiliki gangguan penglihatan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ada kisah mengharukan dari salah satu jemaah haji asal Tangerang Selatan, yaitu Partinem Kasijo. Ia adalah seorang penyandang disabilitas yang tidak dapat melihat.

Tahun ini, Partinem mendapat kesempatan istimewa untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Meski memiliki keterbatasan, semangat Partinem sangat luar biasa. Ia menjadi inspirasi bagi banyak orang, sekaligus pengingat bahwa jemaah dengan disabilitas juga perlu mendapat perhatian khusus selama penyelenggaraan ibadah haji.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis, Madinah, Arab Saudi, tangan Partinem menggenggam erat lengan petugas haji.

Ia mendapatkan layanan khusus bagi penyandang disabilitas. Petugas pun dengan sigap membantunya naik ke bus dan duduk di tempat yang sudah disediakan.

Baca Juga :  Imbas Pegawai PT Timah Hina, Perusahaan Lakukan Pemecatan

“Alhamdulillah. Senang sekali (sudah di Madinah,” ujar Partinem, kepada Media Center Haji, Senin (6/5/2025).

Ia juga mengaku sangat senang dengan pelayanan yang diberikan kepadanya. Petugas haji yang membantu pun dinilainya sangat baik dan ramah.

Menurut data dari Kementerian Agama, hingga Senin (5/5/2025) pukul 11.00 waktu setempat, sudah ada 26.507 jemaah haji Indonesia yang tiba di Madinah.

Para jemaah diimbau untuk rutin minum air putih karena suhu di Madinah sangat panas, mencapai 41 derajat Celsius.

Selain itu, jemaah juga disarankan untuk memakai payung, topi, atau alat pelindung lainnya saat berada di luar ruangan. Jemaah diingatkan agar tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunah jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB