Pelaku Usaha Kuliner Girang Usai Dilibatkan dalam Program Makan Bergizi Gratis

- Redaksi

Wednesday, 8 January 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Sejumlah pelaku usaha kuliner yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis merasa bersyukur karena dapat memberikan manfaat ositif.

Selain membantu meningkatkan omzet bisnis, program ini juga berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja.

Sugiri, pengawas dari Yayasan Bangun Gizi Nusantara yang diprakarsai oleh Wong Solo Group, menjelaskan bahwa pihaknya mempekerjakan sekitar 150 orang yang berasal dari masyarakat setempat untuk menjalankan program yang diusung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mempekerjakan dua dapur di Gagaksipat ini kurang lebih 150 pekerja lokal atau daerah sekitar sini,” ujar Sugiri dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1/2025).

“Ini tentunya juga di samping anak-anak mendapatkan asupan gizi yang lebih baik, kita juga mempekerjakan masyarakat sekitar sini, pedagang-pedagang juga akan sangat terbantu dengan program makan bergizi,” sambungnya.

Baca Juga :  2 Anak Pejabat Tega Perkosa Gadis di Mobil Dinas Pemkab Gowa

Yayasan ini bertugas mendistribusikan makanan bergizi gratis di wilayah Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, serta memberikan pelatihan kepada warga setempat mengenai pengelolaan dapur sesuai dengan standar dari Badan Gizi Nasional.

Sugiri menyampaikan rasa syukurnya karena grupnya dapat berperan aktif dalam mendukung kesuksesan program ini.

“Kami merasa sangat terharu senang dilibatkan dalam program ini. Kami sangat berterima kasih pada Pak Prabowo yang sudah mengadakan program ini,” ungkapnya

Di sisi lain, Adinda, Kepala Produksi di Dapur Gagaksipat, merasa bangga bisa ikut serta dalam menjalankan program unggulan pemerintah ini.

“Saya selaku kepala produksi merasa senang dengan adanya program Pak Prabowo ini. Selain itu saya juga merasa terbantu dan bersyukur saya ikut mensukseskan program ini,” ujar Adinda.

Baca Juga :  Indonesia vs Arab Saudi: Peluang dan Tantangan Tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ia menjelaskan bahwa menu yang mereka siapkan sangat bervariasi, mulai dari nasi, ayam, daging, sayur, buah, hingga telur, dengan tujuan untuk memastikan kualitas gizi yang seimbang.

“Kami memiliki ahli gizi yang berkompeten untuk mengawasi nutrisinya sudah sesuai untuk siswa atau untuk penerima manfaat yang kami tuju,” tutup Adinda.

Menu-menu tersebut disiapkan dengan melibatkan ahli gizi untuk memenuhi kebutuhan gizi yang tepat.

Proses pengolahan makanan juga dijaga kebersihannya dengan standar yang ketat, di mana seluruh karyawan diwajibkan mengenakan perlengkapan seperti hairnet, masker, sarung tangan, dan sepatu boots untuk memastikan kualitas dan higienitas makanan yang disajikan.

Berita Terkait

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Friday, 9 October 2026 - 10:23 WIB

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Thursday, 8 October 2026 - 10:17 WIB

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!

Berita Terbaru