Bagaimana gas rumah kaca memicu pemanasan global?
SwaraWarta.co.id – Pemanasan global menjadi isu kritis yang mengancam ekosistem bumi. Salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.
Lantas, bagaimana gas rumah kaca memengaruhi pemanasan global? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Gas rumah kaca (GRK) adalah sekumpulan gas di atmosfer yang memiliki kemampuan menyerap dan memantulkan panas matahari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gas-gas ini berfungsi alami untuk menjaga suhu bumi tetap hangat. Namun, aktivitas manusia telah meningkatkan konsentrasinya secara drastis, menyebabkan efek pemanasan berlebihan atau global warming.
Proses dimulai ketika sinar matahari mencapai bumi. Sebagian panas diserap permukaan bumi, lalu dipantulkan kembali ke angkasa.
Gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO₂), metana (CH₄), dan nitro oksida (N₂O) menjebak panas tersebut di atmosfer. Akibatnya, suhu bumi meningkat secara bertahap.
Fenomena inilah yang disebut efek rumah kaca, dan peningkatannya menyebabkan pemanasan global.
Aktivitas manusia menjadi penyumbang terbesar peningkatan GRK, seperti:
Peningkatan GRK telah memicu:
Untuk menekan pemanasan global, diperlukan upaya seperti:
Gas rumah kaca adalah faktor utama pemanasan global yang dipicu oleh aktivitas manusia. Tanpa upaya serius mengurangi emisi GRK, dampaknya akan semakin parah bagi kehidupan di bumi.
Dengan memahami mekanisme dan solusinya, kita bisa berkontribusi menjaga keseimbangan iklim untuk generasi mendatang.
SwaraWarta.co.id - Di era transformasi digital, PT Pegadaian (Persero) terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi…
SwaraWarta.co.id - Siapa bilang tampil gaya di Roblox harus selalu punya banyak Robux? Bagi banyak…
SwaraWarta.co.id - Bagi Bapak dan Ibu Guru di seluruh Indonesia, memiliki akun SIMPKB (Sistem Informasi…
Peran bidan sangat vital dalam sistem kesehatan nasional, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.…
SwaraWarta.co.id - Hingga awal Januari 2026, pemerintah belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai kelanjutan program Bantuan…
SwaraWarta.co.id - Indonesia sering dijuluki sebagai "Zamrud Khatulistiwa," bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga…