Negara Diminta Tegas, Satgas Premanisme Harus Tunjukkan Keberpihakan ke Rakyat

- Redaksi

Sunday, 11 May 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tito (Dok. Ist)

Tito (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pengamat kebijakan publik, Siddiq Pramono, menilai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Premanisme merupakan langkah serius dari pemerintah.

Menurutnya, keberadaan Satgas ini menunjukkan bahwa negara ingin benar-benar menindak tegas aksi premanisme dan ormas yang bermasalah.

“Satgas ini penting agar masyarakat melihat keseriusan negara memberantas premanisme dan ormas bermasalah,” jelas Siddiq

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Siddiq mengingatkan bahwa Satgas ini tidak boleh hanya jadi simbol atau formalitas belaka. Menurutnya, Satgas harus melakukan tindakan nyata agar bisa menyelesaikan masalah yang sudah lama terjadi.

“Kalau cuma simbolik, masyarakat bisa menilai Satgas ini sekadar pemanis tanpa dampak riil,” ungkapnya.

Siddiq menjelaskan bahwa premanisme sudah lama menjadi masalah sosial dan hukum yang mengganggu masyarakat.

Baca Juga :  SBY Beri Dukungan Penuh untuk Prabowo, Legislator PDIP Ungkit Pesan Megawati

Ia juga menyebut aparat penegak hukum perlu bertanggung jawab karena selama ini seolah membiarkan praktik premanisme terus berlangsung.

“Kalau sudah ada aturan dan wewenang, kenapa tidak digunakan maksimal untuk menindak dengan tegas?” jelas Siddiq.

Ia menambahkan, praktik premanisme dan ormas bermasalah sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan serius, yang menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di lapangan.

Siddiq menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa keberadaan Satgas ini harus menjadi bukti nyata bahwa negara berpihak pada hukum dan rakyat, bukan hanya janji tanpa tindakan.

Berita Terkait

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 10:56 WIB

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB