Fadli Zon Apresiasi Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2025, Dorong Peran Sastrawan Majukan Budaya

- Redaksi

Sunday, 29 June 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memberikan apresiasi kepada para pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2025. Ia menyebut penghargaan ini sebagai momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para sastrawan Indonesia.

“Selama dua puluh tahun penyelenggaraannya, momentum ini yang paling ditunggu-tunggu oleh sastrawan. Kita tahu, Kusala Sastra Khatulistiwa memberikan apresiasi yang cukup baik bagi pemenang penghargaan,” katanya dalam ajang penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa 2025, Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2025) malam.

Kusala Sastra Khatulistiwa sendiri adalah penghargaan sastra tahunan yang diberikan kepada sastrawan terbaik di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sempat berhenti pada tahun 2021, ajang ini akhirnya kembali hadir pada tahun 2025 dan menjadi harapan baru bagi dunia sastra nasional.

Baca Juga :  Paus Leo XIV Soroti Krisis Kemanusiaan di Gaza dalam Misa Pelantikannya

Fadli berharap, ke depan acara ini bisa lebih melibatkan banyak pelaku sastra, baik dari komunitas maupun individu, agar sastra Indonesia bisa lebih dikenal dunia.

Ia mendorong adanya kerja sama yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan para pelaku sastra untuk terus memajukan karya-karya sastra Indonesia ke tingkat internasional.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peran sastrawan sangat penting. Menurutnya, sastrawan tidak hanya menulis puisi atau cerpen, tetapi juga membantu membentuk identitas bangsa dan menjaga budaya Indonesia tetap hidup.

“Semoga kerja-kerja sastra dan kebudayaan akan terus menunjukkan bahwa Indonesia merupakan rumah bagi keragaman dan kekayaan kebudayaan,” ujarnya mengakhiri.

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB