SwaraWarta.co.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, para Aparatur Sipil Negara (ASN) tentu mulai bertanya-tanya, berapa besaran THR ASN terbaru di tahun 2026?
Kabar gembira datang dari Kementerian Keuangan yang telah memastikan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, dan Polri. Tidak hanya jumlahnya yang meningkat, tetapi waktu pencairannya juga dipastikan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Anggaran Membengkak, Siap Topang Ekonomi
Pemerintah telah menyiapkan anggaran THR 2026 sebesar Rp 55 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan THR 2025 yang sebesar Rp 49,9 triliun.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, optimis injeksi likuiditas di awal Ramadhan ini dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi serta menopang aktivitas konsumsi masyarakat di triwulan pertama 2026.
Lalu, apa saja komponen yang masuk dalam hitungan THR tahun ini? Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, komponen besaran THR ASN terbaru di tahun 2026 diprediksi masih sama seperti kebijakan dua tahun terakhir, yaitu menerima gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, serta 100% tunjangan kinerja (tukin). Bagi guru dan dosen ASN yang tidak menerima tukin, akan mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau Tunjangan Profesi Dosen.
Jadwal Cair: Awal Ramadhan
Inilah kabar paling dinanti. Pemerintah berkomitmen untuk mencairkan THR lebih awal. Menkeu Purbaya menegaskan bahwa THR akan disalurkan di awal-awal bulan puasa. Meski tanggal pastinya masih menunggu penerbitan Peraturan Pemerintah (PP), jika mengacu pada perkiraan Lebaran yang jatuh pada 21-22 Maret 2026, maka pencairan berpotensi dimulai pada 11-15 Maret 2026 atau sekitar 10 hari kerja sebelum Idul Fitri.
Estimasi Nominal yang Diterima
Meskipun besaran pasti setiap individu berbeda karena dipengaruhi oleh masa kerja golongan dan tunjangan kinerja masing-masing instansi, kita bisa melihat estimasi nominalnya. Sebagai gambaran, untuk PNS golongan III/a dengan masa kerja 0 tahun, estimasi THR yang diterima berkisar antara Rp 7 juta hingga Rp 12 juta. Sementara untuk PPPK, berdasarkan Perpres Nomor 11 Tahun 2024, gaji pokok menjadi dasar utama perhitungan.
Dengan adanya kenaikan anggaran dan pencairan yang lebih cepat, besaran THR ASN terbaru di tahun 2026 ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ASN dan keluarganya dalam menyambut hari raya Idul Fitri. Pantau terus pengumuman resmi dari pemerintah untuk memastikan jadwal pasti transfer THR ke rekening Anda.

















