Categories: Pendidikan

JOMBANG – Ulah Dua Preman Yang Kerap Meresahkan Para Pedagang Di Stadion Merdeka, Jombang Akhirnya Terhenti, Keduanya Diringkus Polisi

Dua preman di Jombang, SYT (39) dan RIP (18), telah ditangkap polisi setelah melakukan aksi pemalakan dan pengeroyokan terhadap pedagang dan pengunjung Stadion Merdeka. Salah satu korban mengalami luka berat berupa patah rahang dan dirawat di rumah sakit di Kediri.

Kedua pelaku merupakan warga Desa Candimulyo, Jombang, dan kerap meresahkan pedagang di Stadion Merdeka dengan aksi pemalakannya, terutama pada malam hari. Mereka tidak memiliki pekerjaan tetap.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu dini hari, 17 Juli 2022, sekitar pukul 01.00 WIB. Kedua pelaku menuduh korban, SY (57) dan VF (24), memukul anak mereka, meskipun tuduhan ini belum terbukti.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis Kasus Premanisme di Jombang Melalui Berbagai Teori Sosiologi

Kasus ini menarik untuk dianalisis melalui berbagai lensa teori sosiologi, guna memahami akar permasalahan premanisme dan merumuskan strategi penanggulangan yang efektif.

Teori Asosiasi Diferensial (Differential Association) oleh Sutherland

Teori ini menjelaskan bahwa perilaku kriminal dipelajari melalui interaksi dengan kelompok-kelompok tertentu. SYT dan RIP mungkin telah belajar perilaku premanisme dari lingkungan sekitar mereka. Interaksi yang berulang dengan individu yang melakukan tindakan serupa memperkuat dan menormalisasi perilaku tersebut.

Proses belajar ini meliputi teknik melakukan kejahatan (pemalakan, kekerasan), motif (mendapatkan uang, mempertahankan status), dan rasionalisasi (mencari pembenaran atas tindakan). Semakin sering dan intens interaksi dengan kelompok tersebut, semakin besar kemungkinan individu untuk mengadopsi perilaku premanisme.

Teori Anomie oleh Robert K. Merton

Teori ini menjelaskan bagaimana tekanan sosial dan ketidaksesuaian antara tujuan budaya (misalnya, kekayaan) dan sarana untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya, pendidikan, pekerjaan) dapat menyebabkan perilaku menyimpang. Ketidakmampuan mendapatkan pekerjaan yang layak dapat mendorong individu untuk memilih jalan pintas seperti premanisme untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Dalam kasus ini, kurangnya lapangan pekerjaan di Jombang, khususnya bagi pemuda, mungkin menjadi salah satu faktor yang mendorong SYT dan RIP untuk melakukan tindakan kriminal. Ketidakmampuan memenuhi harapan sosial melalui jalur konvensional bisa memicu tindakan menyimpang sebagai alternatif.

Teori Subkultur

Teori ini berpendapat bahwa premanisme dapat menjadi bagian dari subkultur tertentu yang memiliki norma dan nilai yang berbeda dengan masyarakat luas. Subkultur ini mungkin memberikan dukungan dan pengakuan kepada tindakan-tindakan yang dianggap menyimpang oleh masyarakat mayoritas.

Dalam konteks ini, perlu diinvestigasi lebih lanjut apakah ada kelompok atau jaringan premanisme yang lebih besar di Jombang, yang memberikan rasa kebersamaan dan legitimasi pada tindakan SYT dan RIP. Adanya jaringan tersebut dapat memperkuat perilaku kriminal dan mempersulit upaya penanggulangan.

Teori Kontrol Sosial

Teori ini menekankan pentingnya kontrol sosial dalam mencegah perilaku menyimpang. Lemahnya kontrol sosial di suatu lingkungan (seperti pengawasan yang kurang, penegakan hukum yang lemah) dapat menciptakan ruang bagi berkembangnya premanisme.

Dalam kasus Stadion Merdeka, kurangnya pengawasan pada malam hari, misalnya, bisa menjadi faktor pendukung perilaku premanisme. Penegakan hukum yang tegas dan konsisten sangat penting untuk menciptakan efek jera dan mengurangi tingkat premanisme.

Implikasi dan Rekomendasi

Kasus premanisme di Jombang menunjukkan betapa pentingnya pendekatan multi-faceted dalam penanggulangannya. Penegakan hukum yang tegas memang penting, namun tidak cukup.

Upaya pencegahan dan penanggulangan harus meliputi perbaikan lingkungan sosial, peningkatan kesempatan kerja, pendidikan nilai-nilai moral dan hukum, dan penguatan kontrol sosial. Program pemberdayaan ekonomi, khususnya untuk pemuda, sangat krusial.

Penting juga untuk menyelidiki keberadaan subkultur premanisme yang mungkin ada, dan mengembangkan strategi untuk mendekonstruksi norma dan nilai yang mendukung perilaku kriminal tersebut. Kerjasama antar lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dan tokoh agama sangat diperlukan.

Selain itu, rehabilitasi bagi pelaku juga perlu diperhatikan. Program-program yang fokus pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial dapat membantu mencegah mereka kembali melakukan tindakan kriminal di masa depan.

Kesimpulannya, memahami kasus premanisme di Jombang memerlukan pemahaman yang menyeluruh, yang tidak hanya melihat pada aspek individu pelaku, tetapi juga konteks sosial, ekonomi, dan budaya yang lebih luas. Hanya dengan pendekatan komprehensif dan terintegrasi, kita dapat efektif menanggulangi masalah premanisme dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Dopamine Bakehouse & Cafe, Tempat Nongkrong Estetik di Surabaya dengan Bakery Premium dan Menu Lezat

Surabaya terus menghadirkan berbagai destinasi kuliner menarik yang menjadi favorit masyarakat maupun wisatawan. Di tengah…

3 hours ago

Morikafe, Forest Café di Tengah Hutan Pinus yang Wajib Masuk Wishlist Liburan

Bandung selalu berhasil menghadirkan destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, kuliner, dan pengalaman yang berkesan.…

3 hours ago

35 Teka-teki MPLS 2026 dan Beserta Jawabannya dengan Lengkap

SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas mengenai teka-teki MPLS 2026. Memasuki tahun ajaran baru,…

5 hours ago

Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina dengan Mudah dan Cepat

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara daftar subsidi tepat MyPertamina? Pemerintah bersama Pertamina terus berupaya memastikan agar…

6 hours ago

Bakar Semangat Masa Depanmu! Intip Jargon MPLS Singkat dan Membakar Semangat yang Bikin Kamu Auto Kompak

SwaraWarta.co.id - Jargon MPLS singkat dan membakar semangat adalah kunci utama buat kamu yang pengen…

7 hours ago

Resep Cara Membuat Cromboloni Viral yang Renyah di Luar, Lumer di Dalam!

SwaraWarta.co.id - Resep cara membuat cromboloni belakangan ini memang lagi dicari banget sama para pencinta…

9 hours ago