Mahasiswa UGM Meninggal Dunia dalam Insiden Speedboat di Maluku Tenggara, Satu Korban Masih Belum Ditemukan

- Redaksi

Wednesday, 2 July 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Mahasiswa UGM Meninggal Dunia dalam Insiden Speedboat di Maluku Tenggara

Mahasiswa UGM Meninggal Dunia dalam Insiden Speedboat di Maluku Tenggara

SwaraWarta.co.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan kabar duka atas meninggalnya salah satu mahasiswanya yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di wilayah Maluku Tenggara.

Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (1/7/2025) pukul 15.28 WIT ketika sebuah speedboat terbalik di perairan Debut.

Korban bernama Septian Eka Rahmadi, mahasiswa Program Sarjana Teknologi Informasi dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM, Rustamadji, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kehilangan ini.

“Kami sangat berduka atas kepergian Septian, sosok muda yang cerdas, penuh semangat, dan berdedikasi. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, dan semoga keluarganya diberikan kekuatan,” ujar Rustamadji seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga :  Ratusan Remaja di Trenggalek Daftar Jadi Polisi

Septian tergabung dalam unit KKN-PPM di wilayah Manyeuw, Maluku Tenggara. Ia dikenal sebagai mahasiswa yang rendah hati dan memiliki komitmen tinggi dalam kegiatan akademik serta pengabdian masyarakat.

Rustamadji menjelaskan bahwa insiden terjadi saat tujuh mahasiswa KKN bersama lima warga setempat tengah melakukan pengambilan pasir di Pulau Wahru, dalam rangka program Revitalisasi Terumbu Karang dengan pendekatan Artificial Patch Reef (APR). Mereka menggunakan dua speedboat yang berangkat sekitar pukul 11.00 WIT.

Dalam perjalanan kembali, salah satu perahu terbalik karena gelombang besar disertai angin kencang. Lima mahasiswa berhasil selamat, satu meninggal dunia, dan satu lainnya masih belum ditemukan hingga kini.

“Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan secara intensif, dengan koordinasi dari berbagai pihak,” imbuh Rustamadji.

Baca Juga :  BPKAD Mimika Sosialisasikan Implementasi SIPD RI untuk Kelola Keuangan Daerah secara Terintegrasi

UGM melalui DPKM dan fakultas terkait terus menjalin komunikasi dengan pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, serta Keluarga Alumni UGM (Kagama) di daerah tersebut guna memastikan penanganan cepat bagi para mahasiswa yang terdampak.

Selain itu, UGM juga memberikan bantuan psikologis, logistik, serta mendampingi pemulangan jenazah Septian ke kampung halamannya. Pendampingan dilakukan oleh dosen pembimbing lapangan dan perwakilan universitas sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terakhir.

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?
WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual
TPG Mei 2026 Kapan Cair? Ini Prediksi Jadwal dan Cara Cek Penerima
Berapa Gaji KAI Properti? Ini Kisaran Gaji dan Tunjangan Terbaru

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 11:24 WIB

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Wednesday, 3 June 2026 - 08:15 WIB

Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!

Wednesday, 3 June 2026 - 06:12 WIB

Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Saturday, 30 May 2026 - 13:29 WIB

Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

Berita Terbaru