Pendidikan

Hal Apa yang Perlu Diperhatikan dalam Penerapan Experiential Learning Agar Lebih Efektif? Begini Jawabannya!

SwaraWarta.co.id – Hal apa yang perlu diperhatikan dalam penerapan Experiential Learning agar lebih efektif? Experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman kini semakin banyak diterapkan dalam dunia pendidikan maupun pelatihan kerja.

Konsep ini menekankan bahwa proses belajar akan lebih efektif jika peserta terlibat langsung melalui pengalaman nyata, bukan hanya menerima teori secara pasif.

Namun, agar penerapan metode ini berhasil, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Tujuan Pembelajaran yang Jelas

Sebelum memulai experiential learning, penting sekali untuk menentukan tujuan yang ingin dicapai. Apakah untuk meningkatkan keterampilan tertentu, memperdalam pemahaman teori, atau membangun kerja sama tim. Dengan tujuan yang jelas, kegiatan bisa dirancang lebih terarah dan hasilnya mudah dievaluasi.

  1. Keterlibatan Aktif Peserta

Experiential learning hanya akan efektif jika peserta terlibat secara aktif. Oleh karena itu, fasilitator perlu menciptakan suasana yang interaktif, mendorong partisipasi, dan memberi ruang bagi setiap peserta untuk mencoba, bereksperimen, serta menyampaikan pandangan mereka.

  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata

Salah satu kunci experiential learning adalah relevansi. Kegiatan harus dikaitkan dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan peserta. Misalnya, dalam pembelajaran bisnis, peserta bisa diajak membuat simulasi pemasaran produk sehingga teori yang dipelajari terasa lebih hidup.

  1. Fasilitator yang Mampu Membimbing

Peran fasilitator bukan hanya memberi arahan, tetapi juga membimbing proses refleksi setelah kegiatan. Tanpa refleksi, peserta mungkin sulit menangkap makna dari pengalaman yang dijalani. Refleksi membantu menghubungkan pengalaman dengan konsep atau teori yang dipelajari.

  1. Lingkungan yang Mendukung

Agar experiential learning berjalan lancar, lingkungan belajar juga harus mendukung. Baik itu dalam bentuk ruang kelas yang fleksibel, peralatan yang memadai, maupun suasana yang kondusif untuk mencoba hal baru tanpa takut salah.

  1. Evaluasi yang Tepat

Terakhir, jangan lupa untuk melakukan evaluasi. Evaluasi bukan sekadar menilai hasil akhir, tetapi juga meninjau proses belajar, sejauh mana peserta memahami materi, serta keterampilan apa saja yang berhasil dikembangkan.

Penerapan experiential learning membutuhkan persiapan yang matang. Mulai dari tujuan yang jelas, keterlibatan aktif peserta, relevansi kegiatan, peran fasilitator, lingkungan pendukung, hingga evaluasi yang tepat. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, metode ini bisa menjadi cara belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?

SwaraWarta.co.id – Sudah berapa hari puasa berjalan? Bulan Ramadhan 1447 Hijriah telah hadir membawa berkah…

5 hours ago

Cara Membayar Fidyah Puasa untuk Ibu Hamil yang Perlu Dipahami

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara membayar fidyah puasa untuk ibu hamil? Menjalankan ibadah puasa di bulan…

10 hours ago

22 Bisnis Takjil Modal Kecil: Peluang Cuan di Bulan Ramadhan

SwaraWarta.co.id – Ada beberapa ide bisnis takjil dengan modal kecil yang Anda coba. Bulan Ramadhan…

10 hours ago

Bolehkah Keramas Saat Puasa? Simak Hukum dan Tipsnya Agar Tetap Segar

SwaraWarta.co.id - Saat cuaca sedang terik, tubuh seringkali merasa gerah dan kepala terasa berminyak. Bagi…

10 hours ago

Apple iPhone 18 Pro Max: Bocoran Spesifikasi, Kamera DSLR, dan Performa Chip 2nm

SwaraWarta.co.id - Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan berbagai rumor mengenai Apple iPhone 18 Pro Max.…

11 hours ago

Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Kasus tragis kematian Nizam Syafei, seorang anak berusia 12 tahun asal Sukabumi, Jawa Barat, menjadi…

11 hours ago