Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Jalur Gaza pada Malam Hari

- Redaksi

Wednesday, 29 October 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Jalur Gaza pada Malam Hari

Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Jalur Gaza pada Malam Hari

SwaraWarta.co.id – Pasukan Israel kembali melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza pada Selasa malam, 28 Agustus 2025, menewaskan sedikitnya sembilan warga Palestina dan mengakibatkan puluhan lainnya luka-luka. Serangan ini menandai pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlangsung.

Serangan menghantam sebuah rumah di kawasan permukiman Sabra, Kota Gaza, yang sebenarnya berada di dalam “garis kuning” zona yang telah ditinggalkan oleh pasukan Israel berdasarkan kesepakatan gencatan senjata. Empat orang dilaporkan tewas dalam insiden ini, sementara sejumlah korban lainnya dinyatakan hilang tertimbun reruntuhan.

Lima warga Palestina lainnya tewas ketika pasukan Israel menyerang sebuah kendaraan di Khan Younis, yang juga berada dalam area “garis kuning” di Gaza selatan.

Konteks Operasi Militer yang Lebih Luas

Serangan pada 28 Agustus ini terjadi dalam konteks eskalasi militer Israel yang lebih luas. Sejak pertengahan Agustus 2025, Israel telah mengumumkan “tahap awal” ofensif untuk menguasai Kota Gaza, yang mereka sebut sebagai “benteng terakhir Hamas”.

Militer Israel secara resmi menyatakan Kota Gaza sebagai “zona pertempuran berbahaya” dan menangguhkan “penghentian tembak taktis” yang sebelumnya memungkinkan distribusi bantuan kemanusiaan ke kota yang dilanda kelaparan tersebut.

Dampak Kemanusiaan dan Reaksi

Ofensif terbaru ini memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah memprihatinkan di Gaza. Lembaga klasifikasi keamanan pangan (IPC) telah mengonfirmasi bahwa kelaparan saat ini terjadi di kegubernuran Gaza dan diproyeksikan meluas ke daerah lain pada akhir September.

Baca Juga :  Crazy Rich Surabaya, Budi Said, Dituntut 16 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Emas Antam

Badan PBB untuk Kemanusiaan (OCHA) melaporkan bahwa jika ofensif Israel di Kota Gaza terus berlanjut, Gaza bisa kehilangan separuh dari kapasitas tempat tidur rumah sakitnya.

Hamas membantah tuduhan Israel bahwa mereka melanggar kesepakatan gencatan senjata. “Gerakan ini berkomitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata dan tidak terlibat dalam insiden di Rafah,” tutur Hamas dalam pernyataan resmi sebagai tanggapan atas serangan tersebut.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata akan tetap berjalan meskipun terjadi serangan terbaru. “Tidak ada yang akan mengancam gencatan senjata,” tegas Trump di Washington.

Dengan korban tewas warga Palestina yang telah melebihi 63.000 orang sejak perang dimulai Oktober 2023, serangan terbaru ini semakin mengukuhkan betapa rapuhnya situasi di Gaza dan betapa mendesaknya kebutuhan untuk solusi damai yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru