Pendidikan

Apa Makna Filsafat Pendidikan yang Berbasis pada Pancasila? Mari Kita Bahas Bersama!

SwaraWarta.co.id – Apa makna filsafat pendidikan yang berbasis pada Pancasila? Filsafat pendidikan yang berbasis pada Pancasila adalah jantung dari sistem pendidikan nasional di Indonesia.

Lebih dari sekadar mata pelajaran, ini adalah landasan filosofis yang mengarahkan tujuan, isi, dan praktik pendidikan agar selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa.

Makna utamanya adalah membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, bermoral, dan memiliki rasa kebangsaan yang kuat.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan Utama: Mencetak Insan Berkarakter Pancasila

Inti dari filsafat ini adalah memastikan bahwa arah dan tujuan pendidikan nasional berorientasi pada pencapaian cita-cita Pancasila. Pendidikan harus berfungsi sebagai media untuk menanamkan dan membudayakan nilai-nilai dalam Lima Sila, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari kepribadian peserta didik.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Menekankan pembentukan individu yang beriman, bertakwa, dan memiliki etika moral yang luhur. Nilai spiritual ini menjadi fondasi bagi perkembangan pribadi dan sosial.
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Mengajarkan sikap saling menghargai, menjunjung tinggi martabat manusia, empati, dan keadilan.
  3. Persatuan Indonesia: Menumbuhkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan kesadaran untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keragaman.
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Mendorong kemampuan berpikir kritis, menghargai perbedaan pendapat, serta berlatih berdemokrasi dan bermusyawarah.
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban, serta mendorong sikap peduli terhadap sesama dan berupaya mewujudkan kesejahteraan bersama.

Pancasila sebagai Fondasi Pengembangan Pendidikan

Dalam konteks ini, Pancasila berperan sebagai fondasi (dasar) dan ideologi (pandangan hidup) yang harus mendasari seluruh konsep, kebijakan, dan implementasi pendidikan.

Keberhasilan proses pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademis, tetapi juga dari sejauh mana peserta didik mampu menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Filsafat pendidikan Pancasila menuntut adanya keseimbangan antara pengembangan aspek kognitif (cipta), afektif (rasa), dan psikomotorik (karsa), sejalan dengan konsep Ki Hajar Dewantara mengenai Budi Pekerti.

Dengan demikian, pendidikan di Indonesia diarahkan untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, memiliki akhlak mulia, dan siap berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Pendidikan yang berbasis Pancasila adalah jaminan bahwa Indonesia akan melahirkan warga negara yang utuh dan bertanggung jawab.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Apakah Merokok Membatalkan Puasa? Begini Pandangan Syariat Menyikapinya!

SwaraWarta.co.id - Apakah merokok membatalkan puasa? Memasuki bulan suci Ramadhan, banyak pertanyaan muncul mengenai hal-hal…

9 hours ago

Kapan GTA 6 Dirilis ke Publik? Jangan Lupa Dicatat Tanggalnya!

SwaraWarta.co.id - Pencinta game di seluruh dunia, pertanyaan yang sama pasti terus terngiang di kepala: kapan…

9 hours ago

Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo

SwaraWarta.co.id - Dunia media sosial Tanah Air tengah diselimuti duka. Kabar mengenai penyebab meninggalnya Reynaldi Bermundo,…

14 hours ago

Mengapa Urban Farming Cocok Sebagai Awal Karier Green Jobs Bagi Milenial Kota? Begini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id – Mengapa urban farming cocok sebagai awal karier green jobs bagi milenial kota? Di…

15 hours ago

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

SwaraWarta.co.id – Apakah menangis membatalkan puasa? Saat sedang menjalankan ibadah puasa, terkadang ada momen-momen emosional…

15 hours ago

Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!

SwaraWarta.co.id – Mengapa kalian harus memiliki jiwa toleran terhadap orang lain? Di tengah dunia yang…

1 day ago