Kenapa Habis Makan Ngantuk? Pahami Penyebab dan Cara Mengatasinya!

- Redaksi

Tuesday, 4 November 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenapa Habis Makan Ngantuk?

Kenapa Habis Makan Ngantuk?

SwaraWarta.co.id – Kenapa habis makan ngantuk? Apakah Anda sering dilanda rasa kantuk yang tak tertahankan setelah menikmati hidangan lezat? Fenomena umum ini, yang dikenal sebagai postprandial sleepiness atau “food coma,” seringkali mengganggu produktivitas, terutama setelah makan siang.

Tapi, kenapa habis makan ngantuk? Ternyata, ada beberapa faktor ilmiah di balik kondisi ini.

Alasan Ilmiah di Balik Rasa Kantuk Setelah Makan

Rasa kantuk setelah makan bukanlah sekadar perasaan malas, melainkan reaksi kompleks tubuh terhadap proses pencernaan. Berikut adalah penyebab utamanya:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Peningkatan Aliran Darah ke Perut: Setelah makanan masuk, tubuh mengalokasikan lebih banyak darah ke sistem pencernaan (lambung dan usus) untuk membantu memecah nutrisi. Akibatnya, terjadi sedikit penurunan aliran darah ke otak, yang dapat memicu rasa lemas dan kantuk.
  • Perubahan Hormon: Proses pencernaan, terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, memicu pelepasan hormon insulin. Peningkatan insulin ini dapat memengaruhi produksi neurotransmitter seperti serotonin dan melatonin. Serotonin, yang sering disebut hormon kebahagiaan, memiliki efek menenangkan, sementara melatonin adalah hormon yang mengatur tidur. Kedua hormon ini secara kolektif dapat membuat Anda merasa lebih rileks dan mengantuk.
  • Asupan Triptofan: Beberapa makanan, seperti kalkun, ayam, telur, tahu, tempe, dan produk susu, kaya akan asam amino triptofan. Triptofan adalah prekursor untuk serotonin dan melatonin. Mengonsumsi makanan kaya triptofan, terutama dikombinasikan dengan karbohidrat, dapat meningkatkan produksi hormon-hormon pemicu kantuk tersebut.
  • Porsi Makan yang Besar: Makan dalam porsi yang terlalu besar memaksa sistem pencernaan bekerja ekstra keras, yang otomatis membutuhkan lebih banyak energi. Hal ini dapat membuat tubuh terasa lebih lelah dan akhirnya memicu rasa kantuk yang lebih intens.
  • Kualitas Tidur Buruk: Kurang tidur di malam hari akan memperburuk rasa kantuk setelah makan. Saat tubuh kenyang dan rileks setelah makan, kekurangan tidur yang sudah ada sebelumnya akan semakin terasa dan memunculkan kantuk yang kuat.
Baca Juga :  Kenapa Air Liur Keluar Terus Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Ampuh Mengatasi “Food Coma”

Agar rasa kantuk tidak merusak sisa hari Anda, terapkan tips berikut:

  1. Pilih Porsi Kecil dan Seimbang: Hindari makan berlebihan. Pilih makanan dengan perpaduan seimbang antara protein, serat, dan lemak sehat, serta kurangi karbohidrat sederhana.
  2. Jangan Langsung Duduk Diam: Setelah makan, lakukan aktivitas ringan, seperti berjalan kaki 10-15 menit atau sekadar meregangkan tubuh. Pergerakan dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan kewaspadaan.
  3. Pastikan Hidrasi Cukup: Minum air putih yang cukup. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, yang memperparah rasa kantuk setelah makan.
  4. Tidur yang Cukup: Perbaiki pola tidur malam Anda. Tidur 7-8 jam per malam akan membantu tubuh lebih bugar sepanjang hari dan mengurangi intensitas kantuk setelah makan.
Baca Juga :  Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Indonesia Tiba di Tanah Suci Kemarin

Jika rasa kantuk setelah makan terus berlanjut dan sangat mengganggu aktivitas, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena bisa jadi merupakan gejala dari kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau anemia.

 

Berita Terkait

Sering Terbangun Tengah Malam? Ini 5 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari Secara Alami yang Ampuh!
Katarak: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Mata Katarak Sejak Dini
Bye Perut Begah! Ini Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami yang Super Ampuh
Telapak Kaki Dingin? Kenapa Ya? Yuk, Bongkar Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Acetylcysteine Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya
Mengenal Lebih Dekat Apa Itu GBD dan Mengapa Dunia Medis Menjadikannya Panduan Utama
Gula Darah Normal Berapa? Disimak Angka yang Perlu Kamu Ketahui!
Diclofenac Sodium Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya

Berita Terkait

Saturday, 18 July 2026 - 09:40 WIB

Sering Terbangun Tengah Malam? Ini 5 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari Secara Alami yang Ampuh!

Monday, 13 July 2026 - 17:12 WIB

Katarak: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Mata Katarak Sejak Dini

Saturday, 11 July 2026 - 07:00 WIB

Bye Perut Begah! Ini Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami yang Super Ampuh

Monday, 6 July 2026 - 14:07 WIB

Telapak Kaki Dingin? Kenapa Ya? Yuk, Bongkar Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Sunday, 5 July 2026 - 11:23 WIB

Acetylcysteine Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya

Berita Terbaru

Ide Bisnis Digital untuk Pemula

Bisnis

7 Ide Bisnis Digital untuk Pemula yang Menjanjikan di 2026

Thursday, 6 Aug 2026 - 14:24 WIB

Cara Ganti Nama di Zoom

Teknologi

Cara Ganti Nama di Zoom Paling Mudah untuk HP dan Laptop

Thursday, 6 Aug 2026 - 09:06 WIB