Menurut Anda, Bagaimana Pandangan Islam Terhadap Perkembangan IPTEKS dan Bagaimana Cara Memastikan Kemajuan IPTEKS Tetap Selaras dengan Nilai-nilai Islam?

- Redaksi

Friday, 14 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Implementasi Pancasila dalam keseharian sebagai wujud pembangunan nasional melalui aksi nyata warga dan kontribusi mahasiswa.

Implementasi Pancasila dalam keseharian sebagai wujud pembangunan nasional melalui aksi nyata warga dan kontribusi mahasiswa.

SwaraWarta.co.id – Bagaimana pandangan Islam terhadap perkembangan Ipteks dan bagaimana cara memastikan kemajuan IPTEKS tetap selaras dengan nilai-nilai Islam? Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) adalah keniscayaan yang terus bergerak cepat.

Dalam konteks Islam, pandangan terhadap kemajuan ini sangatlah positif dan suportif, namun tetap dibingkai oleh nilai-nilai ketuhanan (Tauhid) dan etika (Akhlak).

Islam dan Dorongan Mencari Ilmu

Islam memandang IPTEKS sebagai bagian dari amanah Allah SWT kepada manusia sebagai khalifah di bumi. Ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis banyak yang secara eksplisit mendorong umatnya untuk menuntut ilmu dan menggunakan akal untuk merenungkan ciptaan-Nya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilmu pengetahuan, termasuk IPTEKS, tidak hanya dipandang sebagai sarana mencapai kemajuan duniawi, tetapi juga sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pemahaman akan kebesaran-Nya di alam semesta.

Baca Juga :  Apa Makna dari Hari Kartini? Perempuan Wajib Tau Ini Biar Tau Hakikat Kaum Putri

Para ilmuwan Muslim di masa lalu, seperti Ibnu Sina dan Al-Khawarizmi, adalah bukti nyata bagaimana peradaban Islam pernah menjadi pusat riset dan inovasi dunia. Intinya, Islam tidak menolak kemajuan, melainkan menganjurkan pengembangannya demi kemaslahatan (kebaikan bersama).

Memastikan IPTEKS Selaras dengan Nilai Islam

Agar kemajuan IPTEKS tidak melahirkan kerusakan, perlu adanya integrasi yang erat dengan nilai-nilai Islam. Ada dua kerangka utama untuk memastikan keselarasan ini:

  1. Aqidah Islam sebagai Paradigma: Pengembangan IPTEKS harus didasarkan pada Tauhid, yaitu keyakinan bahwa Allah SWT adalah sumber segala ilmu dan pengetahuan. Ini berarti ilmu tidak boleh dilepaskan dari nilai spiritual (sekularistik) atau digunakan untuk menentang keberadaan dan syariat-Nya.
  2. Syariat Islam sebagai Standar Pemanfaatan: Pemanfaatan produk IPTEKS harus merujuk pada ketentuan halal dan haram dalam Syariat Islam. Suatu teknologi boleh digunakan jika mendatangkan manfaat dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip agama, seperti menjaga moral, keadilan, privasi, dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga :  Ngeri, Ternyata Begini Hukum Janji Menikahi Wanita dalam Islam! Udah Tau Jangan Becanda Lagi!

Misalnya, pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika seperti kejujuran dan keadilan, serta tidak boleh melanggar hak privasi atau digunakan untuk tujuan yang diharamkan. Konsep kesederhanaan juga penting, mendorong penggunaan teknologi secara bijaksana dan menghindari sikap berlebihan (israf) yang dapat merusak keseimbangan hidup.

Dengan menjadikan iman dan akhlak sebagai kompas moral, kemajuan IPTEKS dapat benar-benar menjadi “Rahmatan Lil ‘Alamin” kebaikan bagi seluruh alam seperti yang dicita-citakan Islam.

 

Berita Terkait

Perubahan Sosial Adalah Hal yang Mutlak, Jelaskan Faktor-faktor Fundamental Apa Saja yang Menyebabkan Perubahan Sosial Secara Evolusi dan Revolusi?
JELASKAN Contoh Perilaku Baik dalam Rangka Memberi Dukungan Kepada Pemerintah Demi Menyelesaikan Sengketa Batas Wilayah?
JELASKAN LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN PANITIA SEMBILAN? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Menurut Saudara, Pembaharuan Hukum Pidana Apakah Sudah Mencerminkan Nilai-nilai Pancasila dan Budaya Bangsa? Jelaskan Alasan Anda!
Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Bagaimana Bentuk Tanggung Jawab Ilmuwan dan Seniman dalam Menggunakan Kebebasan Berpikir dan Berekspresi di Tengah Masyarakat Modern?
Jelaskan Bagaimana Peran Jalur Rempah Nusantara Menjadi Penghubung Utama Perdagangan Dunia pada Abad ke-7 hingga ke-15?
Mengapa Sebagai Seorang Anak Kita Perlu Membiasakan Berprilaku Gotong Royong di Lingkungan Sekitar?

Berita Terkait

Friday, 22 May 2026 - 16:50 WIB

Perubahan Sosial Adalah Hal yang Mutlak, Jelaskan Faktor-faktor Fundamental Apa Saja yang Menyebabkan Perubahan Sosial Secara Evolusi dan Revolusi?

Friday, 22 May 2026 - 12:15 WIB

JELASKAN Contoh Perilaku Baik dalam Rangka Memberi Dukungan Kepada Pemerintah Demi Menyelesaikan Sengketa Batas Wilayah?

Thursday, 21 May 2026 - 12:13 WIB

JELASKAN LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN PANITIA SEMBILAN? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Thursday, 21 May 2026 - 10:55 WIB

Menurut Saudara, Pembaharuan Hukum Pidana Apakah Sudah Mencerminkan Nilai-nilai Pancasila dan Budaya Bangsa? Jelaskan Alasan Anda!

Wednesday, 20 May 2026 - 19:00 WIB

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Berita Terbaru

Cara mempercepat kinerja Android agar tidak lemot dengan langkah mudah, cepat, dan efektif untuk semua merek HP.

Teknologi

Cara Mempercepat Kinerja Android agar Tidak Lemot

Friday, 22 May 2026 - 10:14 WIB