SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda merasa seolah-olah sedang berdiri diam di atas tanah yang kokoh? Faktanya, Bumi yang kita pijak tidak pernah benar-benar diam.
Planet kita terus melakukan perjalanan yang luar biasa di ruang angkasa dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Memahami bagaimana Bumi bergerak sangat penting untuk memahami fenomena alam yang kita alami sehari-hari, mulai dari terbitnya matahari hingga pergantian musim.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara garis besar, Bumi memiliki dua gerakan utama: rotasi dan revolusi.
1. Rotasi Bumi: Perputaran pada Porosnya
Rotasi adalah gerakan Bumi berputar pada poros atau sumbunya. Bayangkan sebuah gasing yang berputar; itulah gambaran kasar bagaimana Bumi bergerak. Namun, poros Bumi tidak tegak lurus, melainkan miring sekitar 23,5 derajat.
- Waktu yang dibutuhkan: Sekitar 23 jam, 56 menit, dan 4 detik (dibulatkan menjadi 24 jam).
- Arah: Dari barat ke timur.
- Dampak: Terjadinya siang dan malam, perbedaan waktu di berbagai belahan dunia, dan pembelokan arah angin (Efek Coriolis).
2. Revolusi Bumi: Mengelilingi Matahari
Selain berputar sendiri, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan yang berbentuk elips. Gerakan inilah yang disebut dengan revolusi.
- Waktu yang dibutuhkan: Sekitar 365,25 hari (satu tahun). Sisa 0,25 hari inilah yang dikumpulkan setiap empat tahun sekali menjadi satu hari tambahan pada tahun kabisat (29 Februari).
- Kecepatan: Bumi meluncur di orbitnya dengan kecepatan rata-rata sekitar 107.000 km/jam.
- Dampak: Perubahan musim di belahan Bumi utara dan selatan, serta perbedaan lamanya waktu siang dan malam di lokasi tertentu sepanjang tahun.
Perbandingan Antara Rotasi dan Revolusi
| Fitur | Rotasi Bumi | Revolusi Bumi |
| Definisi | Berputar pada poros sendiri | Mengelilingi Matahari |
| Durasi | 24 Jam | 365,25 Hari |
| Hasil Utama | Siang dan Malam | Pergantian Musim |
| Kecepatan | ~1.670 km/jam (di khatulistiwa) | ~107.000 km/jam |
Mengapa Kita Tidak Merasakan Gerakannya?
Jika Bumi bergerak begitu cepat, mengapa kita tidak merasa pusing atau terlempar? Jawabannya adalah karena kecepatan Bumi konstan dan kita (bersama atmosfer serta segala sesuatu di atasnya) bergerak bersama-sama dengan kecepatan yang sama. Hal ini mirip dengan saat Anda berada di dalam pesawat yang terbang stabil; Anda tidak merasa sedang melaju ratusan kilometer per jam karena semuanya bergerak bersama Anda.
Catatan Penting: Pergerakan Bumi bukan hanya fenomena astronomi biasa, melainkan mekanisme vital yang menjaga suhu planet tetap seimbang sehingga kehidupan dapat terus berlangsung.
Memahami bagaimana Bumi bergerak memberi kita perspektif baru tentang betapa dinamisnya tempat tinggal kita di jagat raya yang luas ini.

















