SwaraWarta.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara resmi telah menyiapkan 5.750 kuota beasiswa baru untuk tahun anggaran 2026.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menggenjot kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memastikan kehadiran negara mendukung anak bangsa yang ingin maju..
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa program beasiswa LPDP secara konsisten melahirkan talenta unggul.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap tahunnya, Indonesia mencetak sekitar 1,7 juta lulusan dari berbagai bidang strategis, dan potensi besar ini harus dikelola serius sebagai modal daya saing bangsa.
Fokus pada Bidang Strategis dan Pembangunan Nasional
Sebagai respons terhadap arahan Presiden, alokasi beasiswa LPDP 2026 akan lebih banyak difokuskan pada jurusan-jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Diharapkan porsi untuk bidang ini bisa mencapai di atas 80% dari total kuota.
Penekanan ini sejalan dengan upaya pemerintah mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyelaraskan dengan target pertumbuhan industri dalam program Asta Cita.
Rincian Kuota dan Jenjang Pendidikan
Kuota sebanyak 5.750 kursi tersebut terbagi menjadi beberapa segmen.
- 1.000 kursi untuk Beasiswa Garuda (jenjang S1).
- 4.000 kursi untuk jenjang magister (S2) dan doktor (S3).
- 750 kursi khusus bagi program dokter spesialis.
Informasi Penting bagi Calon Pendaftar
Meskipun jadwal resmi LPDP 2026 belum dirilis, calon pendaftar dapat mengacu pada pola seleksi tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, seleksi dibuka dalam dua periode (batch) setiap tahun, yaitu sekitar awal dan pertengahan tahun. Proses seleksi umumnya meliputi tahapan Seleksi Administrasi, Seleksi Bakat Skolastik, dan Seleksi Substansi (wawancara).
Untuk mempersiapkan diri, calon pendaftar disarankan untuk:
- Memantau situs resmi LPDP (beasiswalpdp.kemenkeu.go.id) dan media sosialnya untuk pengumuman jadwal pasti.
- Mempelajari persyaratan umum seperti Kewarganegaraan Indonesia, kelulusan jenjang pendidikan sebelumnya, dan kewajiban untuk menyertakan surat rekomendasi serta esai komitmen kontribusi.
- Menyiapkan dokumen pendukung seperti Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan, yang menjadi salah satu kunci penting dalam pendaftaran.
Dengan kuota yang signifikan dan fokus yang jelas, beasiswa LPDP 2026 menjadi peluang emas bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk menimba ilmu dan kembali membangun negeri.

















