SwaraWarta.co.id – Apa itu Epstein Files? Istilah “Epstein Files” saat ini menghiasi berita utama di Amerika Serikat bahkan di seluruh dunia.
Dokumen ini bukan sekadar arsip biasa, melainkan kumpulan jutaan halaman bukti hukum yang mengungkap jaringan kejahatan seks terorganisir Jeffrey Epstein dan mengapa rilisnya menggemparkan Amerika Serikat.
Apa Itu Epstein Files?
Epstein Files merujuk pada kumpulan besar dokumen investigasi hukum yang terkait dengan kasus Jeffrey Epstein, seorang finansier Amerika yang terlibat dalam perdagangan seks dan eksploitasi anak di bawah umur.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dokumen ini mencakup berkas FBI, arsip kejaksaan, email pribadi, catatan keuangan, log penerbangan pesawat pribadinya, hingga pernyataan saksi dan korban.
Awal tahun 2026 ini, Amerika Serikat kembali digemparkan oleh rilis besar-besaran dokumen tersebut.
Departemen Kehakiman AS merilis lebih dari 3 juta halaman dokumen ke publik, menjadikannya salah satu pembukaan arsip hukum terbesar dalam sejarah modern negara itu. Rilis ini dilakukan untuk mematuhi Epstein Files Transparency Act, undang-undang transparansi yang disahkan pada November 2025.
Skala Rilis Terbaru (Januari 2026)
| Jenis Dokumen | Jumlah yang Dirilis | Sumber |
| Halaman Dokumen | Lebih dari 3 juta | DOJ, CNN |
| Video | 2.000 | DOJ, BBC |
| Gambar | 180.000 | DOJ, BBC |
Mengapa Rilis Ini Menggemparkan?
Gemparnya Amerika Serikat dan dunia internasional terhadap Epstein Files disebabkan oleh beberapa faktor kunci:
- Mengungkap Jejaring Elit Global: Dokumen ini memuat nama-nama tokoh politik, bisnis, dan publik terkemuka dari berbagai belahan dunia yang pernah berkomunikasi atau memiliki hubungan dengan Epstein. Munculnya nama-nama seperti mantan Presiden AS Bill Clinton dan Donald Trump, miliarder Elon Musk, hingga anggota kerajaan Inggris Prince Andrew, memicu badai politik dan pertanyaan tentang sejauh mana keterkaitan mereka.
- Mengonfirmasi Skala Kejahatan Sistematis: File-file tersebut secara detail menggambarkan modus operandi Epstein, mulai dari perekrutan korban, penggunaan pulau pribadi Little St. James sebagai lokasi kejahatan, hingga upaya pembungkaman korban. Sebuah draf dakwaan yang tak pernah diajukan mengungkap rencana untuk mendakwa Epstein bersama tiga orang lain sebagai konspirator.
- Kontroversi Transparansi vs. Perlindungan Korban: Rilis ini menuai kritik tajam. Di satu sisi, banyak pihak menilai masih ada redaksi (sensor) berlebihan yang menutupi informasi penting. Di sisi lain, para penyintas (korban yang selamat) justru memprotes karena banyak nama dan identitas korban yang tidak disensor dengan baik, sehingga berisiko melukai kembali mereka yang sudah menderita.
Dampak dan Warisan Epstein Files
Epstein Files telah menjadi lebih dari sekadar dokumen pengadilan. Ia merupakan cermin kelam tentang bagaimana kekuasaan, uang, dan pengaruh dapat menciptakan sistem yang melindungi pelaku kejahatan selama bertahun-tahun.
Pembukaannya merupakan langkah signifikan menuju transparansi, meski masih jauh dari sempurna. Dokumen ini terus menjadi bahan analisis bagi jurnalis, akademisi, dan penegak hukum untuk mendorong akuntabilitas dan memastikan keadilan bagi para korban, serta pelajaran pahit bagi sistem hukum dan masyarakat global.

















