Pendidikan

Bagaimana Menjawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Begini Cara Menjawabnya dengan Benar!

SwaraWarta.co.id – Momen hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha selalu dipenuhi dengan kehangatan silaturahmi. Salah satu ucapan yang paling sering kita dengar di antara sesama Muslim adalah “Taqabbalallahu minna wa minkum”.

Namun, bagi sebagian orang, mungkin masih muncul pertanyaan kecil di dalam hati: Bagaimana menjawab Taqabbalallahu minna wa minkum dengan benar dan sopan? Memahami balasan yang tepat bukan hanya soal etika, tapi juga bentuk penghormatan terhadap doa yang disampaikan oleh saudara seiman.

Bagaimana Menjawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum?

Secara harfiah, kalimat ini merupakan doa yang berarti: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan darimu.” Karena kalimat ini adalah doa, maka jawaban terbaiknya adalah doa yang serupa atau yang mengonfirmasi permohonan tersebut.

Berdasarkan riwayat para sahabat Nabi Muhammad SAW, cara menjawab yang paling utama adalah dengan mengucapkan kembali kalimat yang sama, yaitu:

“Taqabbalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu).

Dalam tradisi Islam, membalas doa dengan doa yang setara adalah bentuk kemuliaan akhlak. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan kalimat “Shiyamana wa shiyamakum” yang berarti “Puasa kami dan puasa kalian (diterima)”.

Variasi Jawaban Lain yang Dibolehkan

Meskipun mengulang kalimat yang sama adalah yang paling masyhur, ada beberapa variasi jawaban lain yang sering digunakan di masyarakat dan tetap mengandung nilai kebaikan:

  1. Minna wa minkum taqabbal ya Karim: “Dari kami dan darimu, terimalah wahai Dzat Yang Maha Pemurah.”
  2. Aamiin, barakallahu feek: “Aamiin, semoga Allah memberkahimu.”
  3. Waiyyakum: “Dan (semoga) bagi kalian juga demikian.”

Makna Mendalam di Balik Ucapan Taqabbalallahu

Mengapa kita harus tahu bagaimana menjawab Taqabbalallahu minna wa minkum dengan sungguh-sungguh? Ucapan ini bukan sekadar tradisi basa-basi saat Lebaran. Ini adalah refleksi dari rasa rendah hati seorang mukmin yang telah berjuang menjalankan ibadah (seperti puasa Ramadan) dan berharap agar semua lelahnya diterima sebagai pahala di sisi Allah SWT.

Dengan saling mendoakan, ikatan ukhuwah Islamiyah akan semakin kuat. Kita mengakui bahwa keberhasilan ibadah bukan semata-mata karena kekuatan diri sendiri, melainkan karena taufik dan izin dari Sang Pencipta.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Cara Cek Pengumuman Magang HUB Batch 2: Jangan Sampai Ketinggalan!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara cek pengumuman Magang HUB batch 2? Magang HUB Batch 2 (MagangHub Kemnaker)…

3 hours ago

Terungkap! Ternyata Segini Jumlah Episode Flex X Cop Season 2, Siap-Siap Binge Watching!

SwaraWarta.co.id - Kabar gembira bagi para penggemar drama Korea! Flex X Cop Season 2 akhirnya…

3 hours ago

Apa Tantangan Utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang Dihadapi Perusahaan dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Bisnis?

SwaraWarta.co.id - Apa tantangan utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang dihadapi perusahaan dalam menghadapi perubahan…

7 hours ago

Menurut Anda, Apakah Seseorang yang Mahir Menggunakan Berbagai Aplikasi Digital Otomatis Memiliki Literasi Digital yang Baik? Mari Kita Bahas!

SwaraWarta.co.id - Menurut anda, apakah seseorang yang mahir menggunakan berbagai aplikasi digital otomatis memiliki literasi…

22 hours ago

Jangan Sampai Kelewatan! Ini Cara Cek BLT September 2026, Cuma Butuh KTP 5 Menit!

SwaraWarta.co.id - Memasuki pertengahan September 2026, pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) secara…

22 hours ago

Heboh! Video Berdurasi 1 Menit Wanita Bercadar Mesum Jadi Perbincangan Warganet, Lokasi Masih Misterius

SwaraWarta.co.id - Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi tak senonoh…

1 day ago