Berita

Kapan Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal? Simak Panduan Lengkapnya di Sini!

SwaraWarta.co.id – Setelah merayakan kemenangan di hari raya Idulfitri, umat Muslim dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah dengan melaksanakan puasa sunah enam hari di bulan Syawal.

Ibadah ini memiliki kedekatan istimewa dengan puasa Ramadan, bahkan pahalanya disebut setara dengan berpuasa setahun penuh.

Namun, sering muncul pertanyaan di tengah masyarakat: kapan waktu pelaksanaan puasa Syawal yang paling afdal menurut syariat?

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapan Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal yang Tepat?

Secara umum, waktu pelaksanaan puasa Syawal dimulai sejak tanggal 2 Syawal atau sehari setelah Idulfitri. Hal ini dikarenakan umat Islam diharamkan untuk berpuasa tepat pada hari raya Idulfitri (1 Syawal).

Rentang waktu untuk menunaikan ibadah ini sangat longgar, yakni sepanjang bulan Syawal berlangsung. Jadi, Anda memiliki waktu sekitar 29 hingga 30 hari untuk menyelesaikan tantangan enam hari puasa ini sebelum memasuki bulan Dzulqa’dah.

Ketentuan Urutan dan Cara Melaksanakannya

Ada dua metode yang lazim dilakukan oleh umat Muslim dalam menjalankan ibadah ini:

  1. Secara Berturut-turut: Para ulama menyebutkan bahwa yang paling utama adalah dilakukan secara berturut-turut (muwalat) mulai tanggal 2 hingga 7 Syawal. Hal ini dianggap sebagai bentuk “bersegera dalam kebaikan.”
  2. Secara Terpisah: Jika Anda memiliki kendala seperti jadwal silaturahmi yang padat atau kondisi fisik, puasa ini tetap sah dilakukan secara terpisah (selang-seling) selama masih di dalam bulan Syawal.

Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dengan Puasa Qadha?

Bagi Anda yang masih memiliki utang puasa Ramadan, sangat disarankan untuk menuntaskan puasa wajib (qadha) terlebih dahulu sebelum memulai puasa sunah Syawal.

Meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai penggabungan niat, mendahulukan yang wajib adalah langkah yang lebih aman secara fikih agar pahala “puasa setahun penuh” bisa didapatkan secara sempurna.

Keutamaan Menjalankan Puasa Enam Hari

Melaksanakan puasa ini merupakan bentuk syukur kepada Allah atas kekuatan yang diberikan selama Ramadan. Sebagaimana hadis Nabi SAW, barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seolah-olah berpuasa sepanjang tahun.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Meraih Pahala Setahun Penuh: Memahami Keutamaan Puasa Syawal

SwaraWarta.co.id - Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah di bulan Ramadan, umat Muslim disambut dengan bulan…

8 minutes ago

Bagaimana Menjawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Begini Cara Menjawabnya dengan Benar!

SwaraWarta.co.id - Momen hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha selalu dipenuhi dengan kehangatan silaturahmi.…

11 hours ago

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 Brasil: P3 dan Lolos Langsung Q2

SwaraWarta.co.id - Hasil veda ega pratama Moto3 di Brasil pada seri kedua Moto3 2026 mencatatkan babak…

11 hours ago

Cara Mengaktifkan Fitur Monetisasi di TikTok: Panduan Lengkap Cuan dari Konten

SwaraWarta.co.id - Siapa bilang bermain media sosial hanya sekadar hobi? Di tahun 2026 ini, TikTok…

11 hours ago

Cara Memberikan Watermark di Word dengan Mudah dan Cepat Khusus untuk Pemula

SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda merasa khawatir dokumen penting Anda disalin tanpa izin? Atau mungkin Anda…

1 day ago

3 Cara Dapatkan Bank Statement Maybank Secara Online dan Offline

SwaraWarta.co.id - Bagi nasabah perbankan, laporan mutasi rekening atau bank statement adalah dokumen krusial. Baik…

1 day ago