Cara Daftar Haji
SwaraWarta.co.id – Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap Muslim. Namun, mengingat antrean yang cukup panjang, kamu perlu memahami cara daftar haji sedini mungkin agar nama kamu segera masuk dalam daftar tunggu (waiting list).
Proses pendaftaran haji sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan asalkan kamu memahami alur dan menyiapkan dokumen yang diperlukan dengan benar.
Artikel ini akan mengupas tuntas langkah-langkah yang harus kamu tempuh untuk mendapatkan nomor porsi haji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mendaftar haji, kamu harus melewati dua instansi utama, yaitu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) sesuai domisili di KTP kamu.
Secara umum, prosesnya dimulai dari pembukaan tabungan hingga pengambilan foto dan sidik jari untuk validasi data.
Sebelum melangkah ke bank, pastikan kamu sudah melengkapi dokumen-dokumen berikut:
Langkah pertama dalam cara daftar haji adalah mendatangi bank syariah yang telah ditunjuk sebagai BPS BPIH. Kamu perlu menyetorkan uang sebesar Rp25.000.000 sebagai setoran awal untuk mendapatkan nomor validasi pendaftaran. Pastikan saldo di rekening kamu mencukupi dan jangan lupa untuk meminta bukti setoran asli dari pihak bank.
Setelah mendapatkan bukti setoran dari bank, kamu memiliki waktu maksimal 5 hari kerja untuk mendatangi Kantor Kemenag Kabupaten/Kota sesuai domisili. Di sini, kamu akan mengisi formulir Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH). Petugas akan melakukan verifikasi dokumen, mengambil foto, serta merekam sidik jari kamu secara digital.
Jika seluruh data sudah dinyatakan valid, petugas Kemenag akan mencetak SPPH yang di dalamnya tertera Nomor Porsi. Nomor inilah yang menjadi bukti sah bahwa kamu sudah terdaftar sebagai calon jemaah haji. Kamu bisa memantau perkiraan tahun keberangkatan kamu secara mandiri melalui aplikasi Haji Pintar atau situs resmi Kemenag menggunakan nomor porsi tersebut.
Mengingat masa tunggu yang bisa mencapai puluhan tahun di beberapa wilayah, kamu disarankan untuk mendaftar di usia muda.
Selain kondisi fisik yang masih prima, mendaftar lebih awal memberikan ketenangan pikiran karena kamu sudah memiliki kepastian tempat di antrean nasional.
Jangan lupa untuk terus memperbarui informasi terkait regulasi haji, karena terkadang ada penyesuaian prosedur digital melalui aplikasi Pusaka Kemenag yang semakin memudahkan calon jemaah.
Semoga niat suci kamu untuk beribadah ke Tanah Suci segera terlaksana. Dengan mengikuti panduan cara daftar haji di atas, kamu sudah selangkah lebih dekat menuju Kakbah.
SwaraWarta.co.id - Apa yang dimaksud dengan literasi finansial sering kali jadi pertanyaan penting ketika seseorang…
SwaraWarta.co.id - Bagaimana cara berhenti langganan IndiHome? Ingin menghentikan layanan internet rumah karena pindah rumah,…
SwaraWarta.co.id – Menurut kamu literasi itu penting atau tidak? Apakah literasi masih relevan di era…
SwaraWarta.co.id – Ada beberapa alasan trofi Piala Dunia dikembalikan. Mengapa sang juara tidak diperbolehkan membawa…
SwaraWarta.co.id - Cara mengatur keuangan rumah tangga sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pasangan…
SwaraWarta.co.id – Ada beberapa tahap mengenai cara shooting futsal keras dan akurat. Dalam permainan futsal…